H.Naharudin; Pentingnya Integritas Dalam Kinerja

H.Naharudin; Pentingnya Integritas Dalam Kinerja
Limapuluhkota, SuhaNews. Saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke MTsN 4 Limapuluh Kota, Selasa (3/8), Kepala Kantor Kemenag H.Naharudin, sampaikan pentingnya Integritas dalam Kinerja.

Naharudin menyebut, Integritas sebagai poin pertama dalam lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, menjadi dasar bagi ASN selaku abdi negara dalam mencapai kinerja maksimal. Setelahnya baru profesionalitas, inovasi, keteladanan dan tanggung jawab. Hal inilah yang kemudian mendorong terwujudnya ZI WBK di lingkup Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota, salah satunya dimulai dari MTsN 4.

Dijelaskan oleh Naharudin, Integritas ini menjadi dasar dan mencakup semua lini. Karena dengan integritas yang tinggi maka ASN selaku abdi negara akan termotivasi untuk bekerja profesional sesuai tupoksi, hingga melahirkan inovasi-inovasi untuk diteladani dengan penuh tanggung jawab.

H. Naharudin dalam kunjungan monev ke MTsN 4 Limapuluh Kota ini didampingi beberapa pejabat lainnya. Kedatangannya disambut oleh Kepala Madrasah, Moh. Arief Hidayat yang didampingi Kaur Tata Usaha dan Wakil Kepala.

Dalam kesempatan ini Naharudin juga berpesan, agar tata kelola keuangan madrasah bisa lebih akuntabel, efektif serta bernilai guna untuk mewujudkan kualitas layanan pendidikan yang lebih baik lagi.

“Pelaksanaan Anggaran yang Efektif dan efisien akan berdampak pada pelayanan pendidikan yang lebih baik. Belanjakan dana yang terdapat di Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dengan efektif dan efisien,” jelas Naharudin

Disampaikannya, penggunaan anggaran yang efektif dan efisien harus benar-benar diperhatikan. “Madrasah harus bisa memilah penggunaan anggran sesuai dengan kebutuhan yang utama. Jangan sampai anggaran digunakan kepada kebutuhan yang belum perlu, sementara kebutuhan lain ada yang lebih penting,” tekannya.

“Dari segi pelaporanpun harus jelas dan akuntabel. Sehingga jika nanti ada pemeriksaan terhadap pelaksanaan anggaran seperti yang kita laksanakan sekarang ini, tidak ada temuan yang merugikan madrasah maupun Negara. Bijaklah dalam penggunaan anggaran, dan laporkan sesuai SOP dan tentunya sesuai dengan azas ZI WBK WBBM yang digariskan oleh Menpan RB. Pelaporan yang akuntabel merupakan salah satu upaya mencegah korupsi, sehingga tidak ada pihak manapun yang dirugikan,” pungkas Kakankemenag.

BACA JUGA  Polres Solok Tangkap 3 Pelaku Narkoba di Koto Anau

Kepala MTsN 4 Lima Puluh Kota, Moh. Arief Hidayat, menyambut baik segala masukan dan arahan yang disampaikan Kepala Kantor.

“Pada saat pengusulan dana DIPA untuk tahun 2021, kita sudah berkoordinasi dengan bendahara mapun operator madrasah. Sebaik mungkin kita akan mengajukan usulan dana DIPA agar bisa dapat lebih, demi peningkatan kualitas madrasah,” jelas Arief.

Arief menyebut, penyerapan anggaran di MTsN 4 Lima Puluh Kota sudah mendekati 60 persen. “Dari ketersediaan dana, 60 persen sudah kita realisasikan. Kedepan semoga penyerapan anggaran bisa lebih ditingkatkan, tentunya sesuai dengan SOP yang ditetapkan. Kita akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan saran dan arahan dari Kepala Kantor, demi pelaksanaan anggaran yang lebih baik lagi” pungkas Arief.

reporter : Nina editor : Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBupati Agam Buka Rakor Program Kerja LPMP Sumbar Bersama Dinas Pendidikan
Artikel berikutnyaJatuh ke Sumur Sedalam 20 Meter, Warga Mungo Ditemukan Meninggal Dunia