Harimau Mengganas, Serang 2 Ekor Kerbau Milik Masyarakat

SuhaNews. 2 ekor Kerbau milik masyarakat nagari Sungai Pua Kec. Palembayan Kab. Agam mengalami luka cakar ditubuhnya, luka ini diduga oleh serangan Harimau.

Dilansir oleh Langgam.id, pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Resor Agam Ade Putra mengatakan pihaknya menerima laporan pada hari Selasa sore, (23/06) sekitar pukul 18.00 WIB dari wali nagari Sungai Pua.

“Dilaporkan bahwa ternak kerbau milik warga terluka diserang oleh satwa buas,” katanya, Kamis (25/6).

Menindaklanjuti laporan Walinagari Sungai Pua tersebut, pada hari Rabu, (24/06) tim Resort Konservasi Wilayah (RKW) Agam mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 09:00 WIB. Tim melaksanakan wawancara dengan pemilik ternak dan saksi kejadian serta identifikasi lapangan.

Dari hasil identifikasi, benar telah terjadi serangan terhadap ternak kerbau sebanyak 2 ekor. Terdiri dari satu kerbau dewasa dan anak.

“Pada kerbau terdapat luka cakaran dan gigitan pada bagian kaki belakang dan pada bagian leher atau pundak,” katanya.

Kerbau dewasa tersebut milik warga bernama Con. Sementara kerbau yang kecil merupakan milik Ratini. Pemilik kerbau dewasa telah menjual kerbaunya kepada toke kerbau mengingat lukanya parah. Sementara kerbau kecil telah diobati oleh petugas kesehatan hewan.

Identifikasi lapangan juga menemukan bukti dan tanda-tanda keberadaan berupa jejak dengan ukuran 11 cm. Juga terdapat jejak yang masih sangat baru, diperkirakan baru 1 jam dilalui saat ditemukan.

Lokasi kejadian berada di  areal penggunaan lain (APL) dan berjarak 2 kilometer dari cagar alam. Saat ini BKSDA berupaya melakukan penanganan  dengan pemasangan camera trap sebanyak 3 unit. Kemudian juga dilakukan pengusiran dengan menggunakan bunyi-bunyian dan pemantauan selama tiga hari.

“Imbauan dan sosialisasi juga kita lakukan kepada penduduk sekitar lokasi kejadian untuk waspada dan berhati-hati serta mengamankan ternak pemiliharaannya,” katanya

BACA JUGA  Tarif Bus AKAP Tujuan Jakarta Normal Mulai Hari Ini

editor : Zulkifli sumber : Langgam.id

BACA JUGA :

Facebook Comments

Google News