Harimau di Kab. Solok, Putri Dibawa ke PRHS Dharmasraya, 2 Lainnya Masih Bebas

551
perangkap
Solok, SuhaNews. Harimau Sumatera yang masuk perangkap di Gantung Ciri kec. Kubung Kab. Solok pada Sabtu (13/6) lalu, yang diberi nama Putri Singgulung telah dibawa ke  Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatra (PRHS) di Dharmasraya. Sedangkan induknya dan satu ekor Harimau lainnya masih berada di alam bebas.

 

Dilansir oleh Langgam.id, Harimau berusia satu setengah tahun ini akan menjalani karantina dan perawatan. Harimau ini diberi nama Putri Singgulung, nama ini diambil dari nama lokasi asalnya di Bukit Singgulung nagari Gantung Ciri.

Proses evakuasi Putri berlangsung selama 12 jam dan translokasi lebih dari 8 jam dimulai sejak Putri memasuki kandang jebak (box trap) pukul 12.00 WIB.

Berita Terkait : 

Putri tiba di PR-HSD yang berada di area PT Tidar Kerinci Agung (TKA) pada pukul 08.00 WIB. Proses serah terima dilakukan langsung Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Sumbar Novtiwarman Manajer Operasional PR-HSD Saruedi Simamora.

Setibanya di sana, tim medis memutuskan untuk memberikan waktu istirahat untuk Putri selama dua hari sebelum dilakukan pengecekan medis menyeluruh. Sebab, Putri telah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan. Meski begitu, kondisi fisiknya tidak memerlukan penanganan medis bersifat darurat.

Tim Medis PR-HSD mulai dokter hewan rehab dan tim rehabilitator saat menerima kedatangan Putri menjelaskan bahwa kondisi Putri secara fisik tidak mengalami luka serius, hanya sedikit luka lecet di bagian hidung.

solok

Menurut Direktur Eksekutif YAD, Catrini Kubontubuh, masuknya Putri ke rehabilitasi melengkapi dua Harimau Sumatera betina lainnya yang lebih dulu masuk yaitu Ria dan Corina. Pihaknya mengaku selalu siap melakukan rehabilitasi Harimau Sumatera.

“Putri adalah harimau ke-10 yang kami tangani. Kami telah menyiapkan kandang isolasi untuk Putri yang akan dipantau secara intensif selama 2 hari x 24 jam ke depan,” ujarnya.

editor : Moentjak sumber : langgam.id

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...