Letakan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Bupati Eka Putra Apresiasi Perantau

Tanahdatar, SuhaNews | Bupati Tanah Datar Eka Putra melakukan peletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Jorong Guguak Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan, Rabu (1/4).
Kegiatan tersebut di pelopori oleh para perantau dan tokoh masyarakat setempat guna membantu setiap warga yang rumahnya tidak layak huni yang tergabung pada G3AD Community dan IKPM dari beberapa tahun lalu. Hingga saat ini, sudah ada 5 unit rumah di wilayah Padang Magek yang sudah diperbaiki dan dimanfaatkan masyarakatnya.

Bupati Eka Putra sampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada perantau G3AD atas kepedulian terhadap kampung halaman.

“Pelaksanaan program bedah rumah ini patut diapresiasi, karena menggambarkan sinergitas dan komunikasi antara perantau dan warga yang ada di ranah sangat baik. Karena itu atas nama pemerintah daerah saya sampaikan apresiasi,” ujarnya.

Bupati juga mendukung kegiatan bedah rumah layak huni itu, baik secara moril maupun materil. “Insya Allah, kami mendukung kegiatan ini sepenuhnya, karena kami mengangap kegiatan ini sangat luar biasa. Mudah-mudahan akan terus terlaksana secara konsisten setiap tahunnya,” ujar Bupati.

Bupati sampaikan pembangunan bedah rumah layak huni bagi masyarakat tidak mampu yang ada Padang Magek ini sebagai bentuk semangat para perantau dalam membangun kampung halamannya.

“Poin penting dari kegiatan ini adalah semangat perantau asal Padang Magek untuk membangun kampung halamannya. Ini bukti nyata kolaborasi antara ranah dan rantau. Semoga semangat ini bisa ditiru oleh para perantau dari nagari-nagari lainnya ” harapnya.

Bupati juga sampaikan terima kasih kepada perantau dan tokoh masyarakat Padang Magek, serta mendoakan amal ibadah ini menjadi pegangan di akhirat nanti. ” Ini merupakan kegiatan yang sangat membantu pemerintah daerah dalam membangun Tanah Datar dimana seperti yang kita ketahui keterbatasan anggaran yang dialami oleh setiap daerah karena sistem efisiensi yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat, alhamdulillah perantau bisa membantu, ungkapnya.

BACA JUGA  Pasaman Barat Menjadi Pilot Project Posyandu Prima di Sumbar

Diakhir sambutannya, Bupati juga mengatakan semoga penerima manfaat pembangunan ini ditahun-tahun berikutnya bisa menjadi pemberi manfaat dan hidup nya sejahtera, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua G3AD Eril Kusnopi mengucapkan rasa syukurnya, karena masih bisa melaksanakan program bedah rumah layak huni untuk masyakat kurang mampu dikampung halaman. Alhamdulillah, berkat dukungan seluruh pihak, Rantau dan ranah terus disinergikan dengan program pemerintah daerah maupun pemerintah nagari, sampainya.

“Perantau terus berupaya mendukung program-program pemerintah daerah. Selain telah melakukan bedah rumah layak huni, kami diperantaun juga melakukan kegiatan sosial dan zakat, alhamdulillah seluruh program dapat terlaksana di tahun ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Nagari Padang Magek Syafril Jamal mengucapkan rasa terima kasihnya secara umum ke seluruh perantau Padang Magek yang terus berkomitmen dalam membangun nagarinya.

“Kegiatan bedah rumah layak huni ini rutin dilaksanakan perantau yang tergabung dalam G3AD Community dan IKPM, kali ini satu rumah milik Bunga dianggarkan sebesar Rp 105 juta,” terangnya.

Sementara itu, penerima manfaat Bunga sampaikan ucapan terimakasih kepada perantau, masyarakat dan pemerintah daerah. “Terimakasih kasih Pak, atas bantuan yang diberikan, semoga selalu sehat, dimudahkan rezekinya dan menjadi amal ibadah di sisaNya,” ucapnya

Turut hadir pada kesempatan itu, Camat Rambatan Iqbal beserta Forkopimca, Ketua perantau Padang Magek, niniak mamak, bundo kanduang dan tokoh masyarakat lainnya. Heri

Berita Terkait : 

Facebook Comments

Google News