Pembukaan Manasik Haji 1447 H di Kab. Solok, Momen Mantapkan Niat

Koto Baru, SuhaNews | Gema talbiyah mengema udara di kawasan Islamic Center Koto Baru pada hari ini, Senin, 9 Februari 2026. Sejak pagi suasana religius sudah terasa kental saat 212 jamaah calon haji asal Kabupaten Solok berkumpul untuk mengikuti bimbingan manasik haji tingkat kabupaten tahun 1447 H / 2026 M.

Sebanyak 191 jamaah calon haji dan 21 orang jemaah cadangan yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Solok. Selain kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Solok Sesmadewita, S.Sos, M.Ap, acara ini juga dihadiri sekaligus dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah propinsi Sumatera Barat Dr. H. M. Rifki, MA dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. Zulkifli, S. Ag. MM, sekaligus sebagai pembimbing manasik yang bersertifikat.

Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Ini adalah tahap krusial untuk membekali jamaah dengan pengetahuan fiqih ibadah serta regulasi perjalanan haji terbaru.

Berpusat di Gedung Islamic Center Koto Baru, Kabupaten Solok. Lokasi ini dipilih karena fasilitasnya yang memadai untuk menampung ratusan jamaah sekaligus memberikan simulasi ruang yang representatif.

Berlangsung pada hari ini, Senin, 9 Februari 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian jadwal persiapan keberangkatan menuju tanah suci musim haji tahun ini.

Kegiatan ini bertujuan agar para tamu Allah memiliki kesiapan mental dan pemahaman tata cara ibadah yang mandiri. Mengingat dinamika di lapangan yang tinggi, manasik menjadi kunci agar jamaah bisa meraih predikat Haji Mabrur.

Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Plt. Kanwil Kemenhaj Prov. Sumbar Dr. H. M. Rifki, MA dilanjutkan dengan penyampaian materi kebijakan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Para jamaah tampak antusias menyimak simulasi alur perjalanan, mulai dari embarkasi hingga prosesi puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
​
Meskipun cuaca Kabupaten Solok pagi ini cukup sejuk, semangat para jamaah terlihat sangat hangat. Para calon haji terlihat terlihat sangat antusias mendengarkan dan mencatat poin-poin penting dari narasumber. Rasa haru dan bahagia terpancar dari wajah-wajah peserta yang telah menanti bertahun-tahun untuk momen keberangkatan ini.

BACA JUGA  Vaksinasi di Padang Panjang Lebihi Target, Mahyeldi Puji Wali Kota

​”Manasik ini bukan sekadar latihan fisik, tapi penyatuan hati dan persepsi agar di tanah suci nanti kita fokus pada ibadah, bukan lagi bingung soal teknis,” ujar salah seorang pembimbing di sela-sela kegiatan. Titin

Berita Terkait : 

Facebook Comments

Google News