Bukittinggi, SuhaNews. Dalam rangka menyonsong proses belajar mengajar di lingkungan Pondok Pesantren dan MDTA Kota Bukittinggi, Kantor Kemenag Kota Bukittinggi melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mengadakan rapat dengan pimpinan Pondok Pesantren dan MDTA se-Kota Bukittinggi guna membahas terkait proses belajar mengajar dimasa New Normal Selasa, 07 Juli 2020 bertempat di ruangan Kepala.
Ka. Kankemenag Kota Bukittinggi melalui Kasi PD. Pontren H. Tamrin meminta pimpinan pondok untuk mempedomani panduan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19 (Keputusan bersama Empat Menteri yaitu Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan menteri dala Negeri).
Sesuai dengan panduan SKB empat menteri tersebut bagi satuan pendidikan di zona hijau Pemenrintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kab/Kota dapat melakukan pembelajaran tatap muka di setiap satuan pendidikan secara bertahap. Selama masa transisi bagi satuan pendidikan yang sudah memenuhi semua daftar periksa dan merasa siap,” tuturnya.
Selanjutnya Kasi PD. Pontren ini mengatakan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan Zona Hijau dilakukan dengan penentuan prioritas berdasarkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi terlebih dahulu dan mempertimbangkan kemampuan peserta didik untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak (physical distancing). “Buku panduan keputusan empat menteri ini menjadi acuan pemerintah daerah dalam mengatur satuan pendidikan sebelum mendapat izin melaksanakan pembelajaran tatap muka berdasrkan ketentuan-ketentuan yang diatur didalamnya,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut diminta pimpinan pondok untuk mempedomani SKB 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 dimasa Pandemi Covid-19 atau era New Normal. Diminta untuk menyusun SP dan SOP pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.
“Kami minta pimpinan Pondok untuk membentuk Satgas Covid-19 dan berkoordinasi dengan BPBD Kota Bukittinggi, membuat spanduk , baliho dan sebagainya bebebtuk himbauan terkait penangulangan Covid-19 dalam bentuk edukasi bagi warga Pondok Pesantren, menyediakan alat pengukur suhu, tempat cuci tangan dan penyemprotan Desimfektan dan terakhir mengambil langkah-langkah sesuai SP dan SOP Covid-19 bagi warga Pondok Pesantren yang mengalami gejala Covid-19,” katanya lagi.
reporter : Yal editor : Moentjak
BACA JUGA
- Raih Nilai 94,15, Submit PMP RB Kemenag Bukittinggi Sukses
- Kunjungi KUA Mandiangin, Kakankemenag Bukittinggi Ajak Wujudkan Reformasi Birokrasi
- Gerhana Matahari, Kemenag Bukittinggi Gelar Salat Kusuf di Masjid Jami’ Birugo
- Walikota Dukung Program Kemenag Bukittinggi “Manasik Haji Sepanjang Tahun”



Facebook Comments