Sawahlunto Dukung Registrasi Sosial Ekonomi Tahun 2022

dukung
Sawahlunto, SuhaNews – Pemkot Sawahlunto dukung pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai Oktober 2022 nanti.

“Regsosek akan menghasilkan basis data yang sangat bermanfaat sebagai dasar dan arah bagi kebijakan/program dari pemerintah pusat sampai daerah,” ujar Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Rabu (21/8/2022) di Sawahlunto.

Baca juga: Bupati Khairunas Himbau Masyarakat Dukung Sensus Regsosek 2022

Selama ini, jelas Walikota, masih banyak kendala ketika menjalankan kebijakan dan program karena persoalan data. Sekarang dengan Regsosek ini menjadi salah satu solusi.

“Pemko Sawahlunto berkomitmen mendukung Regsosek ini,” kata Walikota Deri Asta, saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pendataan Awal Regsosek 2022 Tingkat Kota Sawahlunto di GPK.

Walikota Deri Asta mengarahkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintahan desa/kelurahan bersinergi dan berkoordinasi bersama BPS.

“Mari kita hadir membantu BPS untuk sensus Regsosek ini, jangan biarkan BPS bekerja sendiri. Nanti kan hasil datanya untuk pekerjaan kita dan masyarakat kita juga yang akan memanfaatkan. Jadi sekarang saatnya kita berperan melancarkan proses Regsosek ini,” ujar Deri Asta.

Kepala BPS Kota Sawahlunto Yerison Buchari menjelaskan bahwa Regsosek merupakan program untuk mengumpulkan data seluruh penduduk yakni dengan ruang lingkup informasi yang dicatat adalah profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan.

“Aspek-aspeknya antara lain kondisi sosioekonomi, demografis, kondisi perumahan dan sanitasi air bersih, kepemilikan aset, kondisi kerentanan kelompok penduduk khusus, informasi geospasial, tingkat kesejahteraan dan informasi pendukung lainnya.

“Proses pendataan lapangan akan dilaksanakan mulai 15 Oktober sampai 14 November 2022 dengan sasaran semua penduduk/keluarga,” ujar Yerison Buchari.

Metodenya, jelas Yerison Buchari, seperti sensus biasa. Petugas datang lansung ke rumah-rumah untuk wawancara langsung pada penduduk. Penduduk yang termasuk dalam kriteria keluarga miskin itu selain diwawancarai ditambah dengan geotag (penandaan suatu lokasi secara digital dengan mengacu titik koordinat melalui GPS) dan foto lokasi.

BACA JUGA  BPS Kab. Solok Sosialisasikan Sensus Penduduk Online ke Jajaran Kemenag

“Kekuatan personel pendataan Regsosek di Kota Sawahlunto sebanyak 111 orang,” tambah Yerison Buchari.

BPS memiliki Petugas Pendataan Lapangan (PPL) sejumlah 84 orang. Petugas Pengawas Lapangan (PML) sejumlah 23 orang, Koordinator Sensus Kecamatan (KSK) sejumlah empat orang dan instruktur sejumlah tiga orang.

“Mohon dukungan semua warga, dengan bekerjasama memberikan informasi yang real (benar dan lengkap) kepada petugas pendataan,” harap Yerison Buchari. (Wewe)

Baca juga: Bupati Solok Ajak OPD Hingga Walinagari Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakMeriahnya Opening Ceremony Rang Solok Baralek Gadang
Artikulli tjetërSambangi Korban Banjir Limpato, Sekda Pasbar Salurkan Bantuan