Sedekah untuk Anak Yatim, Kelak Bersanding dengan Rasulullah

232
anak
ilustrasi sedekah
SEDEKAH adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, khususnya memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang tentunya memiliki keutamaan luar biasa di dalamnya.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin. Ia menuturkan, seseorang yang menyantuni anak yatim, bahkan secara istiqamah maka akan mendapatkan keutamaan dari Allah SWT, salah satunya pahala yang melimpah.

“Orang yang menyantuni anak Yatim akan mendapatkan keutamaan disisi Allah SWT. Sebab, pertama perilakunya adalah cerminan tingginya keimanan dan ketakwaan kepada Allah,” katanya saat berbincang dengan Okezone belum lama ini.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَيْسَ اْلمـُؤْمِنُ الَّذِى يَشْبَعُ وَ جَارُهُ جَائِعٌ

Artinya: “Bukanlah orang yang beriman yang ia sendiri kenyang sedangkan tetangga (yang di sebelah)nya kelaparan.” (HR. Bukhari).

kelaLebih lanjut, seseorang yang menyantuni anak yatim akan disandingkan kelak dengan Rasulullah. Ini dikarenakan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam juga merasakan berada di posisi yang sama, yakni sebagai yatim piatu sejak kecil sudah ditinggal meninggal dunia oleh kedua orangtuanya.

“Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam adalah seorang Nabi yang merasakan betul suasana kebatinan sebagai anak yatim, beliau pernah di posisi sebagai seorang anak tanpa kehadiran orangtuanya, kebaikan dan kasih sayang serta perhatian anak yatim merupakan spirit dan kekuatan yang mereka butuhkan, sebagai kekuatan menghadapi kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Terlebih Rasulullah sangat menghargai, dan menyukai orang-orang yang menyantuni anak yatim. Bentuk perhatian yang diberikan tidak hanya melulu soal materi, tetapi perlakuan kasih sayang, serta menganggap mereka adalah ada dan bagian dari kehidupan setiap umat Islam.

“Kelak di hari kiamat, ada posisi istimewa yang akan disandingkannya bersebelahan dengan Nabi Muhammad, tidak main-main,” terangnya.

Ungkapan ini juga dijelaskan berdasarkan salah satu riwayat hadist, Rasulullah berkata:

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئاً

Artinya: “Dari Sahl bin Sa’ad dia berkata: Rasulullah bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim yaitu kedudukannya di surga seperti ini”, kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau , serta agak merenggangkan keduanya. (HR. Bukhari).

Selain itu, seseorang yang salalu menghormati, mengasihi dengan cara menyatuni anak yatim ia akan meninggal dalam keadaan baik atau husnul khatimah.

إِنَّ الصَّدَقَةَ لَتُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ وَتَدْفَعُ مِيتَةَ السُّوءِ

Artinya : “Sedekah itu dapat memadamkan murka Allah dan mencegah dari keadaan mati yang jelek (su’ul khatimah),” (HR. Tirmidzi No. 664).

(Tulisan ini sudah tayang di Okezone.com dengan judul yang sama)

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...