Suara untuk  Balon Walikota Solok Terus Mengalir

981
Tiga Bacalon yang bersaing ketak dalam poling SuhaNews. credit foto Satria Arjun diolah tim grafis.

SOLOK –  Pada pekan ketiga Maret 2020 ini, persaingan tiga pasangan balon Walikota Solok terus terjadi. Suara untuk mereka tetap mengalir. Yutris Can – Irman Yefri Adang, Ismael Koto – Edi Candra dan pasangan Reinier- Andri Maran tetap mendominasi perolehan votes.

Dalam sepekan terakhir votes untuk Yutris Can – Irman Yefri Adang bertambah 59 suara. Kalau pada pekan lalu pasangan politisi ini mengumpulkan 6.597 votes, sekarang berhasil menambahnya menjadi  6.656 votes, tetap berada di 39% dari 17.249 total votes.

Sementara pasangan Ismael Koto – Edi Candra juga terus bergerak naik. Pekan lalu pasangan birokrat ini meraup 7002 votes, sekarang naik menjadi 7.146 atau bertambah sebanyak 144 votes. Pasangan ini mengumpulkan 41%  suara netizen.

Suara untuk Reinier – Andri Maran pun terus mengalir. Pekan lalu pasangan petahana ini meraih 3168 votes, sekarang menjadi 3191 votes atau setara dengan 18% . Dalam sepekan suara untuk Wakil Walikota Solok ini bertambah 23.

Sedangkan  pasangan Hendriyas – Jetson masih sulit bergerak. Perolehan votes tetap paling rendah dan pergerakannya masih lamban. Pekan ini pasangan pengusaha-birokrat ini, baru mengumpulkan 256 votes, bertambah 11 votes dibandingkan pekan lalu dengan  245 votes, atau setara dengan 1% dari total votes yang ada.

Polling SuhaNews masih terus berjalan, masing-masing balon (bakal calon) Walikota/Wakil Walikota Solok pun masih memiliki peluang untuk mengambil suara rakyat. Masa kampanye memang belum dimulai karena jadwal pencalonan belum tiba.

Para pemilih di Kota Solok sudah  bisa melihat pasangan balon walikota mereka. Baliho setiap balon menghiasi hampir setiap sudut Kota Solok Serambi Medinah ini. Setiap balon Walikota sama-sama memiliki peluang untuk berbagi simpati.

Sebagai Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can tentu berpeluang untuk lebih dekat dengan masyarakat Kota Beras ini. Banyak kegiatan dewan yang bisa dilakukan di tengah-tengah masyarakat, bukan untuk berkampanye, tetapi kapasitas Boris memungkinkan untuk lebih dekat dengan pemilihnya.

Tidak berbeda dengan Wakil Walikota Reinier, ia juga memiliki peluang dekat dengan pemilih Kota Solok. Banyak kegiatan pemerintahan yang mengharuskannya hadir, baik untuk membuka acara, memimpin pertemuan atau sekadar memberikan arahan.

Wakil Walikota Solok ini tidak perlu mengatakan bahwa ia mencalonkan diri sebagai Walikota, toh melalui baliho yang ada, masyarakat sudah tahu jika petahana ini mencalonkan diri sebagai Walikota Solok.

Ismael Koto pun demikian. Sekalipun tidak sedang menduduki jabatan apapun di pemerintahan saat ini, tetapi dengan ia bisa blusukan, bisa berbagi cerita dengan masyarakkat dari lapau ke lapau dari rumah ke rumah, atau melalui kegiatan sosial lainnya. Peluangnya terbuka untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

Begitu juga dengan Hendriyas. Pengusaha ini senantiasa berkomunikasi dengan konsumennya setiap saat. Apalagi tenpat usahanya saat ini senantuiasa ramai oleh warga Kota Solok setiap saat. Masyarakat Solok pun sudah paham jika pengusaha ini ikut berkompetisi pada Pilkada serentak di Kota Solok.

Empat kandidat Walikota Solok ini, tidak ada yang asing bagi warga Kota Solok. Mereka diyakini mengenal dan dikenal Solok. Apalagi semuanya warga Solok. Karena itulah persaingan mendapatkan BA 1 P akan semakin ketat menjelang pencalonan pada Juni 2020 mendatang. Red

 

POLLING Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok Pilkada 2020

Vote salah satu nama pasangan calon di atas untuk menunjukkan dukungan anda. Polling ini bisa dijadikan sebagai alat ukur elektabilitas pasangan calon apabila dilakukan secara benar dan upayakan yang melakukan VOTE adalah warga Kota Solok bukan dari luar Kota Solok.

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...