Agam, SuhaNews– Untuk penyelamatan danau dari pencemaran, Bupati Agam, Dr. Andri Warman akan melakukan penanganan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi pakan ikan KJA menjadi sedimen dan menumpuk di dasar Danau Maninjau.
Menteri PPN atau Kepala Bappenas dua pekan lalu telah meninjau kondisi Danau Maninjau tersebut, dan akan membantu percepatan proses penanganan danau dari ketercemaran.
“Penertiban KJA bukan berarti ditutup tetapi direlokasi, didata, dan ditata. KJA di danau saat ini diperkirakan mencapai 17 ribu petak,” ujar Bupati Andri Warman, Rabu (21/4) sebagaimana dirilis AMCNews.
Baca juga:Â Menteri PPN : Danau Maninjau Dilematis, Jangan Sampai Tinggal Kenangan
“Jumlah ini sudah melebihi daya tampung danau Maninjau, yang kapasitasnya hanya 6 ribu petak,” jelaas Andri Warman.
Setelah dikroscek, jelas Bupati, banyak KJA yang tidak memiliki izinnya. Setiap nagari diharapkan bisa mendata, sehingga jelas siapa pengelola dan pemiliknya.
“Apabila ini bisa dilakukan maka kita akan membangun kereta gantung atau cable car di kawasan Danau Maninjau, sebab penanganan danau ini jadi langkah utama dalam membangun cable car tersebut,” jelas Andri Warman.
Pembangunan cable car itu mendapat dukungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, H. Sandiaga Salahuddin Uno, saat berkunjung ke Agam.
“Kita berharap bantuan dari Menteri Parekraf untuk membangun cable car seperti mencarikan investor,” jelas Bupati AWR.
Sementara itu, Menteri Parekraf, H. Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa pihaknya mendukung upaya Pemkab Agam dalam mengembangkan pariwisata.
“Kita melihat di Agam banyak destinasi wisata yang dapat dikembangkan. Kita mendukung upaya Pemkab Agam untuk pengembangannya dalam mendongkrak perekonomian masyarakat,” tukasnya.
Terkait penanganan Danau Maninjau, Sandiaga juga mendukung langkah yang diambil Pemkab Agam. Namun disarankannya KJA tidak direlokasi tapi cukup ditertibkan sesuai daya tampung di Danau Maninjau.
“Kita usulkan kepada Bupati Agam mengajak pemilik KJA berbicara agar tidak ada konflik, kita yakin AWR seorang pengusaha bisa mencarikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi ini,” pungkas Sandiaga Uno. (*/We)
Baca juga:Â Pulihkan Kualitas Lingkungan Danau Maninjau, P3E Sumatera Gelar Bimtek



Facebook Comments