SuhaNews | Sitinjau Lauik, berada di jalan Lintas Solok – Padang dalam kawasan kecamatan Lubuk Kilangan, menyajikan indahnya pemandangan pantai yang berdampingan dengan gunung Padang yang sekaligus menjadi gerbang masuk kota Bingkuang dari arah Timur. Namun belakangan keelokan pemandangan ini berubah menjadi suram, akibat macet setiap hari.
Kepadatan lalu lintas di Sitinjau Lauik makin meningkat setelah jalur Lembah Anai tidak bisa dilalui kendaraan besar akibat Galodo dikahir November 2025 lalu. Ratusan truk berbagai tonase melintasi jalur yang terkenalk dengan tanjakan dan tikungan curam serta liku jalan yang membentang mulai dari Aia Sirah perbatasan dengan Kabupaten Solok sampai Indarung kota Padang.

Jarak antara kota Solok dan Kota Padang lebih kurang 60 km yang sejatinya ditempuh dengan waktu lebih kurang dua jam dengan kendaraan pribadi, bisa menjadi empat jam bahkan lebih. Hal ini terjadi akibat macet di jalan yang disebabkan adanya kendaraan rusak sehingga membuat lalu lintas menjadi buka tutup.
Minggu (5/4), kepadatan arus lalu lintas Solok – Padang boleh dibilag luar biasa, selian pemakai jalan yang melintas karena kebutuhan pekerjaan atau kepentingan lain, tak sedikit pula yang meleqwati jalur ini dalam rangka mengisi waktu untuk pergi berwisata dalam rangka lebaran.
Namun perjalanan dari Solok menuju Padang tidak selancar yang dibayangkan, di beberapa titik terjadi kemacetan akibat adanya truk rusak hingga truk yang mengalami kecelakaan. Hal ini tentu berdampak kepada arus lalu lintas.
“Dari rumah td siap sholat zuhur, Sekarang masuk sholat ashar masih disini” tulis netizen bernama Elfi Rahayu dalam media sosialnya yang terjebak macet lebih dari dua jam di kawasan Aia Sirah.
Antrian kendaraan yang terjebak macet dari arah Solok menuju Padang cukup panjang, mencapai dua kilometer. Begitu juga dari arah sebaliknya. Kondisi ini terhadi saban hari. indah indah indah indah
Selain macet yang disebabkan kendaraan rusak, hal lain yang ditakutkan pengguna jalur ini adalah longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Apalagi saat ini cuaca sering hujan yang menyebabkan resiko terjadinya longsor juga meningkat. Di sepanjang jalan Sitinjau Lauik ini, ada bebrapa titik yang rawan longsor mulai dari Lubuk Selasih, Aia Sirah yang dalam Kabupaten Solok sampai Sitinjau Lauik hingga Indarung dalam kawasan Kota Padang.
Semoga fly over Sitinjau Lauik yang tengah dikerjakan cepat selesai dan mengurangi resiko dan dampak bagi pengguna jalan nasional yang menjadi salah satu kalur penting di Sumatera Barat ini. Moentjak
Berita Terkait :Â
- Jalur Lembah Anai Buka 24 Jam, Roda 6 Tetap Via Singkarak – Sitinjau Lauik
- Macet, Keseharian di Sitinjau Lauik Yang menguji Kesebaran Pengemudi
- Truk Tergolek di Panorama 1, Sitinjau Lauik Kembali Macet Sore Ini
- Panorama Sitinjau Laut
- Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, 5 Kendaraan Rusak Parah
- Jalur Sitinjau Laut, Macet yang Tak Berkesudahan
- Sitinjau Lauik Macet Total Selasa Pagi, Ada Kontainer Jatuh dari Truk
- Macet Parah Sitinjau Lauik Mengular Hingga ke Arosuka
- Macet Total di Sitinjau Lauik, Antrian Kendaraan Mengular Sampai ke Indarung



Facebook Comments