Cerita dari Madinah, Berjuang Masuk ke Raudhah Setelah Subuh

Madinah, SuhaNews – Usai solat Subuh merupakan salah satu waktu bagi jemaah wanita diperbolehkan masuk ke Raudhah yang berada dalam Masjid Nabawi. Tak hanya puluhan, tapi ratusan mungkin ribuan kaum muslimah mengantri masuk

Kondisi Raydhah ini menjadi cerita bagi jemaah haji Kloter 14 PDG di hotel maupun pada kawan seregu dan rombongan. Tak sedikit pula jemaah, terutama yang lansia mengurungkan niatnya melihat ramainya jemaah yang ingin masuk ke raudhah.

0233 raudhah
Jemaah Haji Solok menunggu masuknya Waktu Subuh di Masjid Nabawi

Dilansir situs Kementerian Agama, Raudhah adalah tempat yang mulia dan istimewa. Sebab di sinilah sekitar 1400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW beribadah, sholat, menerima wahyu, berdakwah dan juga tempat sholat para sahabat.

Raudhah atau yang disebut juga dengan taman syurga terletak diantara diantara rumah dan mimbar Rasulullah SAW dan merupakan salah satu tempat mulia di masjid Nabawi. Di Raudhah jemaah dapat solat sunat dan berdoa, karena dalam sejarahnya tempat ini juga digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk solat hingga akhir hayatnya.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah pernah bersabda, “Dari Abdullah bin Zaid Al-Mazini, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: Tempat di antara rumahku (makam) dan mimbarku ini adalah Raudhah (kebun) di antara beberapa kebun surga. (HR. Bukhari)”

Dalam penjelasan lain, para ulama menyebutkan dua makna dari Raudhah. Pertama, Raudhah adalah suatu tempat mulia yang dicintai Allah dan akan dipindah ke surga. Kedua, Raudhah dimaknai sebagai salah satu tempat jika orang beribadah di tempat tersebut akan mengantarkannya masuk surga.

Hari ketiga berada di Madinah, dan dua kali melaksanakan solat Subuh di Masjid Nabawi beberapa jemaah wanita dari Solok mengambil kesempatan masuk Raudhah yang tidak mudah karena banyak dan antusiasnya jemaah.

BACA JUGA  Bupati Solsel Khairunas Beri Kuliah Umum Latsar CPNS Anggkatan 24
0233 raudhah c
Suasana subuh di Masjid Nabawi

Setelah mengantri dan berdesak-desakan, kesempatan itu pun datang. Dalam sesak, para jemaah menyempatkan bershalawat dan berzikir.

“Alhamdulillah, dua pagi kita manfaatkan waktu siap solat Subuh masuk ke Raudhah, walau belum sempat mendekat ke depan, sedikit mengobati rindu pada tempat ini,” ujar Eva, jemaah asal Kabupaten Solok usai masuk Raudhah, Sabtu (22/7) pagi.

Namun begitu, sempat menjejakan kaki di Raudhah sudah menjadi rahmat luar biasa, dalam kekaguman akan keindahan tempat ini bisa pula bermunajat pada Allah SWT.

Untuk masuk setelah solat Subuh ini tidak menggunakan tasrih, dan masuk melewati pintu 30. meski tak dibatasi waktu berada di Raudhah, jemaah yang padat dan sesak membuat tak bisa berlama-lama berada didalamnya. Dewi | Fendi

Berita Terkait :

madinah madinah madinah madinah

Facebook Comments

Google News