Usai Tangis Tumpah di Raudhah , Jamaah Lima Puluh Kota Bersiap Ke Mekah

Usai Tangis Tumpah di Raudhah , Jamaah Lima Puluh Kota Bersiap Ke Mekah

Usai Tangis Tumpah Di Raudhah , Jamaah Lima Puluh Kota Bersiap Ke Mekah

oleh : Asrat Chan, TPHD Sumbar 2022

Pukul 01.30 dini hari Waktu Arab Saudi, kaum bapak Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Lima Puluh Kota yang tergabung dalam Kloter III Embarkasi Padang, bersama Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Ketua Kloter tiba di Raudhah. Kunjungan ke Raudhah merupakan salah satu dari prosesi rangkaian ziarah selama Madinah.

Tim Pemandu Haji Daerah Provinsi Sumatra Barat, H. Asrat Chan yang mendampingi Kloter III menyebut tangis jamaah tumpah saat berada di Raudhah. Usai shalat sunnah, jamaah menumpahkan segala tangisnya di depan makam Rasulullah. Meski tangis yang terumpah memilki arti masing-masing dari jamaah, Asrat menyebut tak ada jamaah yang tidak menangis saat berada di Raudhah.

“Raudhah adalah tempat yang sakral di dalam Masid Nabawi. Terletak antara mimbar dan makam Rasulullah. Tempat dimana setiap umat muslim yang melakukan ibadah umrah atau haji menumpahkan tangisnya. Tempat yang waktu kunjungannya selalu ditunggu-tunggu oleh jamaah. Di Raudhah jamaah disarankan untuk sholat sunnah sebanyak-banyak dan berdoa, karena Raudhah adalah salah satu tempat mustajab untuk berdoa. Namun harus ingat, waktu disana sangat terbatas dikarenakan antrian dari jamaah yang sudah dijadwalkan kesana” jelas Asrat.

Asrat melanjutkan, untuk waktu ziarah ke Raudhah bagi kaum ibu dijadwalkan pukul 07.30 WAS. Hal ini sesuai Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh Muassasah Adilla Pemerintah Arab Saudi. Jadwal kunjungan ini dapat di akses melalui aplikasi e-haj. TPHD, Petugas Kloter, dan seluruh jamaah dapat mengakses alikasi tersebut.

Sehari sebelumnya, JCH Kabupaten Lima Puluh Kota juga sudah berziarah ke beberapa tempat bersejarah di Madinah, diantaranya Ziarah ke kuburan nabi, kuburan Abu Bakar dan Umar. Selain itu, jamaah juga berziarah ke kuburan Baqi, tempat peristirahatan terakhir para syuhada, termasuk diantaranya sahabat nabi Ustman Bin Affan, bahkan istri Rasulullah juga dikubur di sana.

BACA JUGA  Manajemen Hotel Ganti Uang Jamaah Haji yang Hilang 3500 Riyal

“Kemarin kita start dari Masjid Nabawi sekitar pukul 06.30 WAS, setelah menunaikan ibadah Salat Dhuha. Namun kunjungan kemarin itu hanya khusus bagi kaum bapak saja, kaum ibu dilarang masuk ke Baqi. Di sana kita mengingatkan jamaah tentang bagaimana keagungan Rasulullah, bagaimana perjaungan beliau terhadap tegaknya Islam, dan satu yang pasti, kuburan Baqi adalah pengingat kematian. Tak sedikit juga jamaah yang menagis di sana. Intinya, kita mengajak jamaah untuk menginsafi diri dari ziarah-ziarah yang kita lakukan,” urai Asrat.

Menutup penjelasannya, Asrat mengatakan, besok (15/6) JCH Kloter III bakda Subuh, akan bergerak menuju Bir Ali untuk melaksanakan ibadah umrah dan menuju mekah. Di Mekah, jamaah Kloter III Embarkasi Padang akan menempati Hotel Kiswah Tower, sebuah hotel dikawasan daerah Jarwal, berjarak sekitar 850 m dari Masjidil Haram. (AsratChan/Editor:Nina)

Berita Terkait :

tangis tangis tangis tangis 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakTerima Kakanwil DJP Sumbar & Jambi yang Baru, Gubernur Siap Bantu Sukseskan Program Perpajakan
Artikulli tjetërWako Fadly Amran Kukuhkan PPID, Bakohumas dan Wali Data