CJH Pasaman Diapresiasi Kakanwil Kemenag, Tak Ada Penarikan Pelunasan

CJH Pasaman Diapresiasi Kakanwil Kemenag, Tak Ada Penarikan Pelunasan
Pasaman, SuhaNews. Sejak penundaan keberangkatan haji disampaikan oleh Kementerian Agama, tak ada calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Pasaman yang melakukan penarikan pelunasan. Hal ini diparesiasi Kepala Kanwil Kemenag Sumbar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat Syamsuir menyampaikan apresiasi kepada Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Pasaman. Karena dari laporan yang disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman Gusman Piliang pada acara Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji Tahun 2021 di Arummas Hotel Lubuk Sikaping Rabu (18/8), sampai saat ini tidak ada satupun dari 251 CJH yang menarik setoran pelunasan biaya perjalanan hajinya.

Syamsuir mengatakan, CJH ranah Pasaman telah benar-benar memahami dan menerima keputusan pemerintah dalam menunda pemberangkatan jemaah haji pada tahun ini dan yang merupakan kedua kali terjadi.

Diterangkannya, terbitnya KMA tersebut dalam rangka memberikan perlindungan kepada jemaah Indonesia atas penularan virus korona.

Meski demikian, Plt Kepala Kanwil itu tetap mengajak seluruh CJH maupun Jemaah Calon Haji (JCH) untuk tetap mempersiapkan diri, membekali keilmuan manasik serta menjaga kesehatan fisik.
Dan mengajak seluruh jemaah haji selalu berdoa kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 berlalu, dan berharap tahun depan bisa menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah juga bersabar dan tetap berikhtiar.

Di sisi lain, ia juga meminta kepada para juru dakwah Penyuluh Agama Islam ranah Pasaman untuk memberikan kajian-kajian yang menyejukkan, bukan turut memperkeruh keadaan dan membingungkan ummat dengan beropini tentang keberadaan Covid-19.

Serupa dikemukakan Wakil Bupati Pasaman Sabar AS, untuk tetap bersabar dan tawakkal terhadap penundaan keberangkatan haji serta tetap mengulang-ulang kajian bimbingan manasik haji yang diterima agar tidak lupa dan tetap siap untuk menunaikan ibadah ke tanah haram.

BACA JUGA  Solok Selatan Berlakukan Jam Malam, Warga Dilarang Keluar Rumah

Ia menyampaikan, sebagai Pemerintah Daerah di Pasaman terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk dalam hal ibadah haji.

Di mata lembaga, menurut pejabat yang menakhodai Kemenag Solok Selatan itu penyuluh agama Islam adalah penyambung lidah Kemenag dan pemerintah yang tentunya harus sejalan dengan upaya pemerintah dalam menangani virus yang sampai hari ini masih mewabah di nusantara dan dunia ini.

Pada kesempatan itu Gusman Piliang menyampaikan pentingnya sosialisasi ini dilakukan disamping sebagai perintah atau instruksi dari Menag juga agar masyarakat betul-betul memahami tujuan dari pembatalan pemberangkatan haji.

“Pembatalan atau penundaan ini adalah dalam rangka memberikan keamanan, keselamatan dan kesehatan buat CJH itu sendiri”,tutur Gusman.

Diinformasikan olehnya, dari 251 jemaah yang tertunda keberangkatannya yang terbanyak itu adalah berasal dari Kecamatan Rao Selatan.

Gusman secara tegas meminta agar keluarga besar Kemenag Pasaman tidak memberikan hal-hal yang salah berkait dengan pembatalan keberangkatan haji ini. Karena, melalui media sosial tersebar tanggapan ataupun penilaian miring yang berdampak kepada keburukan terhadap lembaga yang sesungguhnya telah berupaya maksimal, dan melakukan pertimbangan-pertimbangan dengan berbagai pihak.

Perlu diketahui, Gusman menyampaikan bahwa keputusan pembatalan yang tertuang dalam KMA nomor 660 tersebut bukanlah keputusan yang dikaji sendiri oleh Kemenag namun melibatkan seluruh komponen pemerintah terkait semisal Kementerian Kesehatan serta lainnya.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Edy Ridwan menerangkan kegiatan sehari tersebut diikuti sebanyak 60 peserta dari unsure Kepala KUA, madrasah negeri dan CJH Pasaman yang dibuka resmi oleh Kepala Kanwil dan dihadiri Wakil Bupati Pasaman Sabar.AS.

Lanjutnya, kegiatan sosialisasi telah menunjuk pemateri selain Kakanwil juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Desrizal.Yusuf|Moentjak

BACA JUGA  Warganya Positif Covid-19, Kompleks Perumahan PLTU Ombilin Diisolasi

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaMeriahnya HUT ke 76 RI di SMPN 5 Lembang Jaya
Artikel berikutnyaBeasiswa S2 Bagi ASN, Bupati Agam Jajaki Kerjasama dengan UNP