H.Asrat Chan Ajak Jamaah Haji 50 Kota Evaluasi Pelaksanaan Ibadah Umrah

H.Asrat Chan Ajak Jamaah Haji 50 Kota Evaluasi Pelaksanaan Ibadah Umrah
SuhaNews– Usai melaksanakan ibadah umrah, Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Lima Puluh Kota, yang tergabung dalam Kloter III Embarkasi Padang, mengadakan pertemuan dengan Tim Pemadu Haji Daerah (TPHD) Sumatra Barat, H. Asrat Chan, Minggu (19/6).

Bertempat di lorong Hotel Al Kiswah lantai 16, pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Kloter III, Zukarnain Batu Bara, dan di hadiri TPHD Asrat Chan adalah dalam rangka evaluasi terhadap pelaksanaan ibadah yang dilakukan jamaah, termasuk ibadah umrah yang sudah dilaksanakan.

Asrat Chan menyebut, perlunya evaluasi ibadah yang dilakukan terhadap jamaah adalah dalam rangka kesempurnaan ibadah yang dilakukan, agar ibadah dilakukan dengan ilmu, sehingga apa yang dilakukan tidak sia-sia. Selain itu, evaluasi juga bertujuan agar kedepan jamaah dapat beribadah lebih baik lagi, dan dapat melakukan tanya jawab, sehingga tidak ada keraguan jamaah dalam melaksanakan ibadah.

“Sudah menjadi kewajiban kami sebagai Tim Pemandu Haji Daerah untuk membimbing, membantu, mengarahkan jamaah dalam pelaksanaan ibadah selama di arab saudi. Hal ini juga sudh kami lakukan semenjak di Madinah. Kita berharap jamaah terbantu dengan apa yang kita lakukan. Di Makkah apalagi, pelaksanaan rukun haji akan semakin dekat, seperti wukuf, dan lain sebagainya. Disinilah peran TPHD dituntut, tanpa mengenyampingkan peran Ketua Kloter dan Ketua Rombongan,” ujar Asrat Chan.

Kegiatan evaluasi pelaksanaan ibadah jamaah dengan pembimbingan ibadah haji serta Ketua Kloter berlansung khidmat hingga pukul 11 siang. Banyaknya pertanyaan jamaah seputar ibadah yang telah dan yang akan dikerjakan, menjadi semangat bagi TPHD karena mereka bisa berbagi dengan jamaah. Sementara bagi jamaah evaluasi ini menjadi pemicu semangat untuk lebih baik pada hari-hari berikutnya.

BACA JUGA  Pembelajaran Dimulai, Bukittinggi Lakukan Tes Swab Terhadap 2.000 Guru

Selanjutnya Asrat menjelaskan, usai melaksanakan ibadah umrah, jamaah diberi kebebasan untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bagi yang mampu salat ke Masjidil Haram sangat diseru untuk beribadah salat di sana, karena sholat di Masjidil Haram mempunyai fadilah 100.000 kali lipat dibandingkan sholat di masjid lainnya.

Selain itu Asrat juga menghimbau agar jamaah usai salat wajib di Masjidil Haram untuk melaksanakan ibadah lainnya di masjid tersebut. Selanjutnya Asrat juga menghimbau untuk menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan yang dapat mejaga stamina tubuh, serta tetap menjaga Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan.

“Pemondokan Jamaah Kloter III dengan Masjidil Haram berjarak sekitar 850 m. Untuk berangkat kemasjid, kementerian agama Arab Saudi menyiapkan bus setiap waktu yang siap mengantarkan jamaah ke Masjidil Haram lewat terminal akhir di Syib Amir lalu diarahkan ke pintu Babussalam setiap masuk masjid. Waktu wukuf berkemungkinan jatuh pada Hari Jumat tanggal 8 juli 2022 menurut penanggalan Hijriah. Namun kita tetap menunggu keputusan pemerintah arab saudi. Semoga jamaah kita tetap dalam keadaan sehat dan dapat melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya,” pungkas Asrat. (AsratChan/Editor: Nina)

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakDirayu Ancelotti, Dari Chelsea Ruediger Gabung ke Madrid
Artikulli tjetërWagub Audy Buka MTQN Tanah Datar ke 41 di Lapangan Saruaso