Idul Adha di Panyakalan, Salat Ied di 6 Lokasi

Idul Adha di Panyakalan, Salat Ied di 6 Lokasi
Panyakalan, SuhaNews. Pelaksanaan sholat Idul Adha 1442 H di Nagari Panyakalan kecamatan Kubung Kab. Solok tersebar di enam titik lokasi, Masjid, Musholla dan lapangan bola kaki Nagari Panyakalan.

Hal ini dilakukan sesuai dengan anjuran pemerintah yang membolehkan shalat Idul Adha secara berjamah baik di Masjid maupun di lapangan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Wali Nagari Panyakalan Agus Evatra kepada Suhanews mengatakan. Pelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini agak berbeda dengan tahun tahun sebelumnya,dikerenakan situasi yang masih darurat penyebaran virus covid 19 beberapa Masjid dan Musholla juga melaksanakan shalat idul adha. Sedangkan PHBI melaksanakan di lapangan bola kaki Panyakalan.

“Selaku pemerintahan Nagari kita fasilitasi dengan pemberian masker dan sanitaizer serta juga menghimbau bagi masyarakat yang kurang sehat atau rentan tertular agar shalatnya di rumah saja”, ujar Wali Nagari.

Ketua PHBI Panyakalan M. Taufiq Rajo Batuah SP. MP
Dalam laporan nyo berpamitan karena bulan Agustus nanti kepengurusannya berakhir serta menyampaikan permohonan maaf atas segala hal yang dalam masa kepengurusannya ada hal hal yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat Panyakalan.

Untuk pelaksanaan shalat idul adha yang bertempat dilapangan bola kali Panyakalan bertindak sebagi khatib Doni Herviandri S.Pd

Dalam khutbahnya khatib mengajak jamaah agar dalam beribadah sesuai dengan aturan dan tuntunan yang telah dicontoh kan Rosulullah.

“Beramal harus dengan ilmu jangan kita hanya mengikuti aturan atau tradisi,” ujarnya

Selain itu penyuluh agama Nagari Panyakalan itu juga mengajak jamaah yang hadir agar bisa mengambil pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim.

Karena ketaatan dan rasa cinta beliau kepada Allah, mau mangorbankan Ismail seorang anak yang selama ini beliau dambakan kehadirannya.

BACA JUGA  Sambut Idul Adha 1441 H, Masjid Jamie' Panyakalan Berbenah

Dalam kisah Habil dan Qobil juga sudah dicontohkan hanya kurban dari Habik yang diterima Allah karena dia memberikan yang terbaik dan penuh ke ihklasan kepada Allah.

“Demikian juga lah kita hendaknya saat ini dalam melaksanakan beribadah kurban, dilandasi ketaatan dengan aturan yang telah di ajarkan Nabi serta keimanan kita kepada Allah” ujar khatib.

Selain itu dalam beberapa Hadist juga telah di terangkan mengenai kurban.

Salah satunya dalam sebuah hadist yang diriwayatkan ‘Ali bin Abi Thalib.
“Rasulullah SAW memerintahkanku untuk mengurusi unta-unta kurban beliau. Aku menyedekahkan daging, kulit, dan jilal-nya (kulit yang ditaruh pada punggung unta untuk melindungi dari dingin). Aku tidak memberi sesuatu pun dari hasil sembelihan kurban kepada tukang jagal. Beliau bersabda, ‘Kami akan memberi upah kepada tukang jagal dari uang kami sendiri'” (HR. Muslim).

Pada saat khatib menyampaikan khutbahnya, beberapa orang remaja Masjid menghampiri dan menyemprotkan sanitaizer ke tangan masing masing jamaah.

reporter : Oca editor : Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaWako Hendri Septa Pantau Pelaksanaan Kurban di Padang
Artikel berikutnyaCovid-19 Kabupaten Solok: 8 Warga Terkonfirmasi, 10 Sembuh