Makkah, SuhaNews – Sesuai jadwal yang telah ditentukan, Minggu (24/7) jemaah Haji Kloter 14 PDG yang berasal dari Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan, kota Sawahlunto dan kota Padang melakukan ziarah di kota Madinah.

Berangkat dari hotel pukul 06.15 Waktu Arab Saudi, jemaah Kloter 14 PDG berangkat menggunakan bus. Sesuai rencana ada beberapa tempat yang akan dikunjungi dianytaranya, Masjid Quba, Kebun Kurma, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain dan Al Khandaq / Masjid Tujuh.
“Namun ini tergantung waktu yang ada nantinya, karena kita harus sampai lagi di Masjid Nabawi sebelum masuk waktu solat Zuhur,” Ketua Ketua Kloter 14 PDG H. Bustami.
Perjalanan Minggu pagi dimulai dengan menyunjungi kebun Kurma Abu Faisal yang terletak di Al Khatim, 7682, Madinah, Arab Saudi, tidak jauh dari Masjid Quba atau sekitar 5 km sebelah tenggara kota Madinah.
Berkunjung ke kebun Kurma Abu Faisal jemaah disambut pohon-pohon Kurma yang tumbuh berbaris rapi, tak jarang juga jemaah menjadikan latar untuk berselfi maupun foto bersama. Dalam komplek kebun kurma ini juga sudah ada toko yang siap melayani jemaah untuk membeli kurma berbagai jenis

Diantara jenis kurma yang terkenal adalah kurma ajwa, sekki, dan sokari. Kurma ajwa yang berwarna hitam disebut juga kurma nabi.Jenis ini selalu menjadi pilihan utama bagi jemaah haji asal Indonesia.
Selain menjadi ciri khas Arab Saudi, jemaah banyak memburu kurma karena karena kurma yang biasa disebut juga kurma nabi terdapat dalam sebuah hadis, “Barangsiapa yang memakan tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir (HR. Bukhari dan Muslim).”
Uniknya toko di kebun kurma Abu Faisal ini melayani pembelian kurma dalam berbagai mata uang dari berbagai negara yang tentunya di konversi dengan nilai tukar kurs Riyal Arab Saudi.
Dari Kebun Kurma perjalanan dilanjutkan menuju Masjid Quba yang lokasinya berdekatan. Turun dari bus di area parkir, jemaah disambut pemandangan masjid bernuansa putih dengan kubah yang tidak terlalu tinggi namun tampak kokoh.
Masjid Quba merupakan masjid pertama yang dibangun Rasulullah pada tahun 622 masehi. Telah beberapa kali mengalami renovasi, sekarang masjid ini memiliki luas 5.860 meter persegi yang dapat menampung hingga 20.000 jemaah.
Dalam sejarahnya, Nabi Muhammad SAW terlibat langsung dalam pembangunan masjid ini, mulai dari memilih bahan bangunan hingga mengangkat bahan-bahan untuk pembangunannya.
Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abdullah bin Umar, dia berkata. “Dahulu Nabi Muhammad Saw mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan berjalan kaki atau berkendaraan kemudian melaksanakan salat dua rakaat.”

Di Masjid Quba, jemaah kloter 14 PDG juga melaksanakan solat sunat dua rakaat, Hal ini dikarenakan masjid ini memiliki keutamaan bagi orang yang salat di dalamnya. Di antaranya salat di dalamnya bernilai seperti pahala umrah. Hal ini sesuai sesuai dengan Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya kemudian mendatangi masjid ini, yakni Masjid Quba kemudian salat di dalamnya, maka pahalanya seperti ia menjalankan umrah,” (Ibnu Majah).
Selain solat sunat dua rakaat, jemaah juga mengitari bangunan Masjid Quba dan melihat fasilitas serta keindahan dala nuanra religinya.
Meski bukan lagi bangunan asli yang didirikan oleh Nabi Muhammad SAW, kebesaran sejarahnya memikit hati jemaah yang berkunjung. Begitu juga pesan religi yang disampaikan tentang perjuangan Rasulullah menegakan agama Islam hingga harus hijrah dari Makkah ke Madinah.
Di komplek masjid ini juga ada air zam-zam seperti di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Selain itu, toko souvenir juga tersedia agar jemaah bisa membeli oleh-oleh untuk dibawa ke tanah air. Dewi | Fendi solok
Berita Terkait :
- Cerita dari Madinah, Berjuang Masuk ke Raudhah Setelah Subuh
- Disela Arbain, Jemaah haji Solok Kenali Sejarah Kota Madinah dan Masjid Nabawi
- Bagadincik di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Solok Mulai Arbain
- Air Mata Syaiful dan Mustafa Lepas Jemaah Haji Kloter 14 PDG Menuju Madinah
- Haji 2023, Bertemu Muslim dari Berbagai Belahan Dunia
- Sakit, 1 Jemaah Haji Kabupaten Solok Pulang Lebih Awal
- Haji 2023, Pertemuan di Masjidil Haram dari Sakampuang Hingga Beda Benua
- Jelang ke Madinah, Jemaah Haji Kloter 14 PDG Persiapkan Diri



Facebook Comments