SuhaNews. Pandemi Covid-19 mengubah kehidupan jutaan masyarakat Indonesia. Tak terkecuali para Perantau Minang yang tersebar di seluruh pelosok nusantara, kondisi tersebut masih mewarnai kabar pekan ini.
Sulitnya kehidupan di rantau akibat pembatasan kegiatan berdampak besar pada ekonomi sebagian besar perantau yang hidup dari berdagang, berikut rangkuman berita SuhaNews terkait kabar Perantau selama sepekan terakhir :
- Gubernur Sumbar Imbau Perantau Tidak Pulang Kampung
- Corona Mewabah, Jakarta Sepi Aktivitas, Perantau Minang Terpuruk
- Perantau Minang, Rindu Tergadai Akibat Corona
- Pasar Tanah Abang Tutup, Perantau Minang Menganggur
“Padiah Hiduik Dirantau”, Perantau Minang di Tangerang Langgar Himbauan Pemprov Sumbar
- Perantau Menolak Diisolasi Tiba Dikampung, Bisa Dipolisikan
Selain perantau yang merasakan “Pahitnya” dampak dari Pandemi Covid-19 ini, kabar dari pelaku usaha transportasi darat yang juga “menjerit” karena usaha mereka “dihentikan”, berikut yang sempat dikabarkan :
- Gubernur Sumbar Minta Angkutan Umum Berhenti Operasi
- Bus Sumbar Pulang Kosong, Patuhi Keputusan Dishub Jakarta
- Penghentian Operasional BUS AKAP Masuk Jakarta, Tunggu Persetujuan Menkomarves
- Organda Sumbar Tanggapi Himbauan Gubernur Larang Operasional Bus
- Sebagian Besar Bus AKDP di Solok Tak Beroperasi Sejak 1 April lalu
Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini berbagai pihak melakukan penyemprotan dari Kepolisian hingga nagari, berikut yang sempat dirangkum SuhaNews :
- Lakukan Disinfektan, Batang Barus Peduli Pencegahan COVID-19
- Cegah Covid-19, Wali Nagari dan Pemuda Kampung Dalam Semprotkan Disinfektan
- Camat Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Nagari Bukit Kanduang
- 15 ODP, Rumah Warga Aie Batumbuek Disemprot Disinfektan
- Dilakukan Malam Hari, Pemerintah Nagari Koto Sani Semprotkan Disinfektan
Selain itu, ditengah Covid-19 yang melanda, Kapolri, Pemprov, Pemda, Pemerintah nagari mengeluarkan himbauan “Social Distanding” yang meminta masyarakat untuk tidak berkumpul, namun masih saja ada yang melanggar, diantaranya :
- 4 Pesta Nikah Dibatalkan, Panyakalan Bentuk Satgas Covid
- Gelar Pesta Nikah Saat Wabah Covid-19, Kapolsek Kembangan Diperiksa Propam
- Pesta Pernikahan Dihentikan Polisi
Saat semua mata dan telinga tertuju pada penanganan dan pencegahan Covid-19 ada beberapa berita yang terabaikan. Diantaranya :
- Longsor di Padang Ganting, 1 Korban Meninggal Dunia
- Kecelakaan di Jalan Muaro Paneh Koto Baru, Pengendara Motor Luka Parah
Yang lebih miris, semua pihak sudah menghimbau untuk berdiam diri dirumah. Semua media sudah menyamaikan agar tak keluar rumah, masih saja ayang “Mada” hingga Wali nagari Singkarak berang
Kunjungi Singkarak, Wisatawan Lokal Dibubarkan Wali Nagari
Semoga kondisi cepat berlalu. Red



Facebook Comments