Monev di Bukittinggi, Kakanwil Kemenag Berharap Pemberdayaan Ekonomi juga Tingkatkan IMTAQ

Monev di Bukittinggi, Kakanwil Kemenag Berharap Pemberdayaan Ekonomi juga Tingkatkan IMTAQ
Bukittinggi, SuhaNews – Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatra Barat, H. Helmi didampingi Ketua DWP, Hj. Nazifah Helmi, Kabid PenaisZawa, H. Yufrizal, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Hj. Misra Elfi dan Kepala KUA Mandiangin Koto Selayan, Syarifuddin melakukan monitoring program bantuan pemberdayaan ekonomi umat, Rabu ( 21/09/2022)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi mengatakan bahwa Program Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Keluarga ini diharapkan akan berdampak positif terhadap masyarakat, layanan KUA akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saat ini di kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi ada 10 orang yang telah memanfaatkan program bantuan pemberdayaa ekonomi umat dan masih berproses kearah yang lebih baik. Kantor Urusan Agama Kecamatan merupakan etalase layanan Kementerian Agama di tingkat bawah. Salah satu tupoksi KUA di ranah Zakat dan Wakaf adalah pemberdayaan ekonomi umat, bekerja sama dengan Baznas dan LAZ. Sebagai etalase Kemenag di tingkat bawah. Melalui program pemberdayaan bantuan ekonomi umat berbasis keluarga ini diharapkan ada tiga hal yang bisa diwujudkan yaitu meningkatnya kesejahteraan keluarga terdampak Covid-19 pada tingkat kecamatan, membangun kemitraan lintas Kementerian Agama, BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat dalam optimalisasi pemberdayaan ekonomi umat, dan meningkatnya literasi Zakat dan Wakaf,” tuturnya.

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Helmi mengapresiasi salah satu penerima bantuan pemberdayaan ekonomi umat yang secara berangsur telah mengalami peningkatan dalam mengembangkan usahanya membuat kue. “Kita berharap bantuan ini bisa berkembang terus sehingga dapat meningkatkan perekonomian kekuarga sekaligus bisa berdampak pada pemberdayaan masyarakat disekitanya,” Kata Kakanwil.

Kakanwil juga mengharapkan dengan adanya bantuan pemberdayaan ekonomi umat ini tidak hanya dapat meningkatkan taraf hidup penerima manfaat saja, tapi diharapkan juga bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari hari. Yal

BACA JUGA  Masuk 5 Besar Pilar Sosial Berprestasi, Yayasan Ibrahim Situjuah Batua Dinilai Dinas Sosial Sumbar

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakBupati Solok Buka Rakor Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi
Artikulli tjetërSudah 1500 Paket Sembako Dibagikan Polres Solok, Tukang Ojek dan Sopir Oplet Kembali Terima Bantuan