Telolet, Salah Satu Penyebab Kecelakaan Truk di Balik Papan

telolet
SuhaNews – Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis hasil penyelidikan kecelakaan truk kontainer di Balik Papan yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia pekan lalu. Hasilnya, klakson telolet menjadi salah satu penyebabnya.

Kecelakaan yang viral di media sosial karena melibatkan banyak kendaraan ini menjadi perhatian nasional. Terlebih data korban meninggal yang simpang siur sebelum akhirnya Polisi mengeluarkan relis resmi.

Dikutip dari VivaNews, Investigator Senior KNKT yang melakukan penyelidikan menyebutkan angin tekor akibat penggunaan klakson telolet menjadi salah satu rem truk tidak berfungsi maksimal.

Selain masalah angin tekor, dari pengakuan pengemudi, saat melewati jalan menurun, truk masih melaju dengan persneling empat. Saat itu jarum rpm berada diangka lima yang artinya putara mesin tinggi.

Pengemudi berusaha memindahkan perseneling ketiga, pedal rem juga keras saat diinjak, itu artinya angin tekor sehingga rem tidak berfungsi maksimal.

Wildan menyebutkan, hubungan penggunaan klakson telolet dan rem adalah pada tabung angin. Angin rem dan angin klakson berasal dari tabung yang sama. Saat mobil melaju di jalan menurun, pengemudi tidak menginjak gas, sehingga tidak ada pengisian otomatis ke tabung angin, sebaliknya pengemudi melakukan pengereman yang mengambil angin dari tabung, ditambah lagi dengan penggunaan klakson yang membuat angin ditabung cepat habis. *

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Korban Angin Puting Beliung di Padang Ganting Terima Bantuan
loading...
Artikulli paraprakLiga Champions: PSG Bertabur Bintang, Real Madrid Kaya Pengalaman
Artikulli tjetërBus Sipirok Hancur Setelah Nyangkut di Flay Over Padang Panjang