Tidak Ada Kasus Baru, Kabupaten Solok Siap Memulai New Normal

378
kabupaten solok
Sosialisasi New Normal bersama Dinas Kesehatan
Arosuka, SuhaNews – Tiga Kecamatan di Kabupaten Solok masuk zona merah penyebaran covid-19. Ketiganya adalah Kecamatan Kubung, X Koto Diatas dan  Kecamatan Pantai Cermin.

“Dalam 14 hari terakhir tidak ada  lagi tambahan kasus baru, sementara ODP, PDP menurun dan pasien positif pun sudah sembuh,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, dr. Maryetty Marwazi, Kamis (4/6) di Ruang Solok Nan Indah.

Bupati Solok bersama Forkopimda dan Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi Pola Hidup Baru (New Normal) di Kabupaten Solok.

Acara dihadiri Bupati Solok H. Gusmal, Wabup H. Yulfadri Nurdin,   Askoor Bidang Eksbangkesra Medison, Kadis Kesehatan dr. Maryetty Marwazi, Forkompinda, Kepala Puskesmas, Pengurus Organisasi Profesi, dan Kepala SKPD.

“Kasus kematian menurun dan pasien sembuh meningkat,” tambah Maryetty.

Tracing kasus dilakukan secara maksimal dengan SDM dan alat test yang memadai. Di sampingb itu Kesiapan SDM dan Sarpras terus ditingkatkan. Karena itulah, Dinas Kesehatan siap untuk memulai fase New Normal.

“Kita juga memiliki tiga kecamatan yang masuk Zona Hijau,” tambah Kadis Kesehatan.

kabupaten solokKetiganya adalah Kecamatan Tigo Lurah, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi dan Kecamatan Lembang Jaya. Sementara delapan kecamatan lainnya masuk zona kuning yakni Kacamatan Junjuang Siriah, X Koto Singkarak, Gunung Talang, Bukit Sundi, Danau Kembar, Payung Sekaki, Lembah Gumanti dan Hiliran Gumanti.

“Ada 4 indikator yang dinilai dari segi kesehatan untuk bisa keluar dari PSBB menuju tatanan kehidupan baru  (New Normal),” jelas Maryetty Marwazi.

Keempat indikator itu adala Kasus penderita positif selama 14 hari kebelakang, jumlah ODP, PDP, jumlah kematian yang dimakamkan dengan Protokol Covid, serta penularan langsung kepada petugas kesehatan yang kesemuanya itu setelah kita nilai cenderung menurun.

“Suatu daerah boleh melaksanakan tatanan kehidupan baru apabila kasus swabnya positif kurang dari 5%,” jelas Maryetty.

Kabupaten Solok berada di posisi 2,6%. Karena itulah, Kab Solok sudah memenuhi kriteria untuk menuju Tatanan kehidupan baru (New Normal).

Sementara Bupati Solokk, mengatakan bahwa Kabupaten Solok adalah salah satu dari 16 Kabupaten/kota di Sumbar yang akan lepas dari PSBB menuju tatanan kehidupan baru (New Normal).

“Kabupaten Solok harus mempersiapkan diri, termasuk kesiapan dari segi Kesehatan karena tantangan new normal lebih berat daripada PSBB,” papar Bupati Gusmal.

Dinas kesehatan, jelas Gusmal, garda terdepan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Untuk itu Dinas Kesehatan untuk lebih serius dalam bekerja.

“Dinas Kesehatan harus melengkapi APD terhadap seluruh petugas,” harap Gusmal.

Dinas Kesehatan Kab Solok diminta untuk memeriksa kesiapan seluruh Puskesmas dalam menyambut tatanan pedoman kehidupan baru (New Normal).

“Semua kantor diharapkan menyiapkan tim covid untuk mencegah penularan covid-19,” harap Gusmal.

Dinas kesehatan diminta untuk menyosialisasikan Pola hidup baru (New Normal) di puskesmas dan masyarakat. Sehingga masyarakat pun lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 ini.

Bupati Slolok meminta Kepala Puskesmas bekerjasama dengan camat dan wali Nagari untuk  mengaktifkan tim covid-19 di kecamatan maupun Nagari. Di samping itu koordinasi Dinas kesehatan dengan gugus tugas harus berjalan dengan baik agar informasi terbaru disampaikan kepada tim gugus tugas. Wewe

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...