Solok, SuhaNews – Bupati Solok H. Epyardi Asda mengunjungi lokasi kebaran di jorong Balai Pandan nagari Cupak, Rabu (4/1) pagi, didampingi Kapolsek Gunung Talang Iptu Aam Hermanto dan Wali Nagari Cupak Fatmi Bahar Dt. Tuo.
Seperti diberitakan SuhaNews sebelumnya, kebakaran yang melanda beberapa rumah di jorong Balai Pandan nagari Cupak pada Selasa (3/1) sekitar pukul 22.30 WIB tadi Malam.
Kepada Bupati, Wali Nagari Cupak Fatmi Bahar Dt, Tuo melaporkan bahwa akibat musibah kebakaran ini ada 8 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Selain menghanguskan lima rumah gadang, beberapa rumah disekitarnya juga terdampak, karena lokasi kebakaran berada di area padat penduduk
Dalam kunjungan ini Bupati menyampaikan rasa duka atas musibah yang menimpa 8 KK warga jorong Balai Pandan. Keprihatinan mendalam disampaikan melihat kondisi rumah yang ludes jadi abu serta beberapa bangunan dekat lokasi juga terdampak.
Apresiasi disampaikan Bupati pada Pemadam Kebakaran yang bergerak cepak dan berjuang memadamkan api. Termasuk pada Damkar dari kota Solok yang juga cepat datang membantu serta Damkar dari kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah datar.
“Kalaulah Damkar tidak bergerak cepat serta bantuan masyarakat mungkin dampak musibah ini akan lebih parah karena padatnya rumah dan akses menuju lokasi yang sempit,” ujar Bupati.
Bupati juga menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Solok akan membantu penanganan pasca musibah ini, termasuk kedepannya perlu dibangun hydrant untuk membantu armada Damkar mendapatkan sumber air.
“Untuk penanangan tahap awal kita akan datangkan alat berat milik Dinas PUPR, namun ini dilakukan setelah penyelidikan oleh Kepolisian selesai,” sebut Bupati.
Bupati juga mengatakan telah menginstruksikan dinas dan instansi terkait untuk memberikan bantuan kepada para korban.
Dalam musibah yang terjadi tengah malam ini, 4 unit armada dari Kabupaten Solok Pos Arosuka, pos Koto Baru dan Sumani dibantu oleh 3 armada kota Solok serta 1 armada kota Padang Panjang dan 1 armada dari Tanah Datar, bahu membahu bersama masyarakat memadamkan api yang melahap rumha gadang yang terbuat dari bahan mudah terbakar.
Butuh waktu hampir dua jam untuk memadamkan kobaran api hingga dilakukan pendinginan. Aldi | Moentjak
Berita Terkait :
- Kebakaran di Balai Pandan Nagari Cupak Hanguskan 5 Rumah Gadang
- Kebakaran di Aro Talang, 5 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
- 2 Ruangan di SDN 36 Cupak Terbakar Minggu Dini Hari
- Kebakaran Rumah di Jalan Baru Cupak, Kerugian 50 Juta
- Kebakaran di Muaro Paneh, Damkar Kab. Solok Turunkan 2 Regu Personil
- Damkar Kab. Solok Tangani Kebakaran Lahan di 2 Lokasi Berbeda Sepanjang Selasa



Facebook Comments