Kolom Penyuluh, Satu Hari Satu Juz Memperbanyak Membaca Al Qur’an

Kolom Penyuluh, Satu Hari Satu Juz Memperbanyak Membaca Al Qur'an

Satu Hari Satu Juz Memperbanyak Membaca Al Qur’an

Oleh : Vivi Gustia, S.Sos I, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kec. Kubung

Satu Hari Satu Juz, sudah menjadi program sebagian besar umat muslim di bulan Ramadhan. Selain memperbanyak membaca Al Qur’an juga untuk mengasah kemampuan membaca Al Qur’an dengan tajwid dan seninya.

Kolom Penyuluh, Satu Hari Satu Juz Memperbanyak Membaca Al Qur'an 1

Pengertian Al Qur’an

Al Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantaa malaikat Jibril untuk dibaca, dipahami, dan diamalkan sebagai petunjuk atau pedoman hidup bagi umat manusia. Fungsi Al-quran ada beberapa macam mulai dari fungsi Al-quran dalam agama Islam, fungsi Al-quran bagi kehidupan manusia, dan fungsi Al-quran sebagai sumber ilmu.

Al- Quran juga merupkan dasar hukum Islam dan sumber syariat islam yang memiliki manfaat bagi umat manusia. Nabi Muhammad adalah seorang rasul yang dipercaya menerima muksizat Al-quran yang bertugas untuk menyampaikan, mengamalkan, dan menafsirkan Al-quran.

Al-quran diturunkan menggunakan bahasa arab dan maknanya dari Allah SWT. Hingga sampai saat ini keaslian Al-quran tetap dijaga dan terus dibukukan dengan menggunakan bahasa arab. Saat ini Al-quran juga sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa asing terutama bahasa Indonesia.

Hal ini bertujuan agar Al-quran lebih mudah di pahami dan dipelajari oleh umat Islam. Namun bahasa asli Al-quran yaitu bahasa Arab tetap dipertahankan untuk menjaga keasliannya.

Qur’an hanya menjelaskan tentang kehidupan di akherat, yang kemudian penjelasan itu disebut dengan istilah ilmu akherat. Namun setelah sedikit demi sedikit, dalam waktu yang amat lama, memahami kitab suci yang dibawa oleh Nabi Muhammad itu, ternyata al Qur’an justru lebih banyak berbicara tentang kehidupan di dunia ini, selanjutnya disebut dengan ilmu dunia.

Kitab suci yang dibawa oleh Nabi Muhammad juga menjelaskan tentang penciptaan jagad raya dan juga penciptaan tentang makhluk-makhluk-Nya. Sekalipun dalam jumlah terbatas, al Qur’an menjelaskan tentang penciptaan alam semesta, juga tentang manusia dan makhluk lainnya seperti jin, syetan, dan iblis. Penjelasan tentang penciptaan tentang itu tidak akan diperoleh oleh manusia tanpa melibatkan sumber-sumber dari kitab suci.

Manusia dalam mempelajari sesuatu hanya terbatas pada apa yang bisa diobservasi, didengarkan, dan dipikirkan. Selain itu maka tidak akan mungkin berhasil mengetahui dan apalagi memahami secara mendalam. Manusia tidak akan mampu melihat sesuatu yang tidak mungkin bisa diobservasi, dirasakan, atau didengarkan. Atas keterbatasan itulah sebenarnya manusia seharusnya berusaha mendapatkannya dari sumber yang mampu menjangkau tentang hal yang dimaksudkan itu.

BACA JUGA  Apresiasi Mukhayam Al Qur'an Lintau Buo, Eka Putra Nilai Ini Sejalan dengan Program Pemda

Terkait dengan manusia dan kehidupannya dijelaskan secara luas oleh al Qur’an. Berbeda dengan penjelasan tentang lainnya, menyangkut penjelasan tentang manusia diberikan forsi yang cukup banyak, baik tentang sejarahnya, perilakunya, sifat-sifatnya, dan bahkan tentang akhir kehidupannya. Memahami manusia dari kitab suci al Qur’an akan mendapatkan kesan bahwa dibanding dengan makhluk lainnya, posisinya amat sentral dan utama. Disebutkan secara tegas bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk terbaik, ahsanut taqwiem.

Al Qur’an juga menjelaskan tentang alam semesta dan penciptaannya. Al Qur’an berbicara tentang bumi, matahari, bulan, langit, laut, udara, air, gunung, binatang, tumbuh-tumbuhan dan lain-lain. Melalui al Qur’an, Tuhan menjelaskan tentang apa saja yang telah diciptakannya itu. Tentu penjelasan yang dimaksudkan itu tidak sampai pada aspek detail, tetapi manusia sendiri, juga melalui al Qur’an dianjurkan, agar merenungkan dan memikirkannya.

Al Qur’an juga berbicara tentang kehidupan yang seharusnya dijalani sebaik-baiknya supaya memperoleh keselamatan dalam jangka panjang. Disebutan bahwa kehidupan di dunia akan berlanjut hingga kelak di akherat. Konsep keselamatan dalam al Qur’an bukan saja meliputi di dunia, tetapi juga kehidupan setelahnya, yaitu di akherat. Agar manusia selamat, maka diberikan petunjuk, yaitu harus beriman, beramal shaleh dan berakhlakul karimah.

Hampir seluruh aspek yang dbicarakan di dalam al Qur’an tersebut adalah tentang kehidupan di dunia. Oleh karena itu, manakala ilmu tentang dunia disebut sebagai ilmu dunia, maka seharusnya al Qur’an juga demikian, yaitu menjadi ilmu dunia. Selama ini, ilmu dunia yang diajarkan di sekolah-sekolah dan juga di perguruan tinggi adalah tentang alam, tentang perilaku manusia, dan tentang kemanusiaan. Semua itu dihasilkan dari upaya manusia sendiri, sehingga dalam hal-hal tertentu dilakukan hingga detail. Akan tetapi bagaimanapun juga terdapat aspek-aspek yang tidak mungkin berhasil direkam oleh manusia oleh karena pirantinya yang terbatas.

Berangkat dari pemahaman isi kitab suci al Qur’an dimaksud, maka bagi siapa saja yang berusaha mengembangkan ilmu pengetahuan, agar hasilnya sempurna, maka harus berani menjadikan al Qur’qan sebagai sumber utama ilmu pengetahuan. Banyak hal di alam yang sebenarnya ada tetapi tidak mungkin dijangkau oleh indera. Sesuatu yang berada di luar jangkauan nalar dan indera itu maka seharusnya ditangkap dari sumber lain, yakni

Isi Pokok Ajaran Al-Qur’an 

Al- Qur’an adalah kitab suci yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW yang mengandung petujuk-petunjuk bagi umat manusia. Al- Qur’an  diturunkan untuk menjadi pegangan bagi mereka yang ingin mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Al- Qur’an tidak hanya diturunkan hanya untuk suatu umat atau untuk suatu abad, tetapi untuk seluruh umat manusia dan untuk sepanjang masa. oleh karena itu, luas ajaran-ajarannya sama dengan luasnya umat manusia.

BACA JUGA  Baru Sampai di Madinah, 1 JCH Indonesia Meninggal Dunia di Poliklinik Bandara

Begitu luasnya objek ssasaran Al- Qur’an  secara garis besar, pokok-pokok isi Al- Qur’an  itu meliputi :

  1. Masalah akidah                             7.   Masalah hokum
  2. Masalah ibadah                             8.   Masalah sejarah
  3. Masalah mu’amalah                      9.    Masalah sains
  4. Masalah akhlak
  5. Masalah hukum

Fungsi Al Qur’an dalam kehidupan

Al-Huda (Petunjuk)

Dalam Al-quran ada tiga posisi Al-quran yang fungsinya sebagai petunjuk. Al-quran menjadi petunjuk bagi manusia secara umum, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman.

Al-Furqon (Pemisah)

Fungsi Al-quran sebagai pemisah adalah Al-quran dapat memisahkan antara yang hak dan yang batil, atau antara yang benar dan yang salah. Di dalam Al-quran dijelaskan beberapa hal mengenai yang boleh dilakukan atau yang baik, dan yang tidak boleh dilakukan atau yang buruk.

Al-Asyifa (Obat)

Al-quran bisa menjadi obat penyakit mental di mana membaca Al-quran dan mengamalkannya daoat terhindar dari berbagai hati atau mental. Meskipun Al-quran hanya sebatas tulisan saja, namun membacanya dapat memberikan pencerahan bagi stiap orang yang beriman.

Al-mau’izah (Nasihat)

Di dalam Al-Quran terdapat banyak pengajaran, nasihat-nasihat, peringatan tentang kehidupan bagi orang-orang yang bertakwa, yang berjalan di jalan Allah. Nasihat yang terdapat di dalam Al-Quran biasanya berkaitan dengan sebuah peristiwa atau kejadian, yang bisa dijadikan pelajaran bagi orang-orang di masa sekarang atau masa setelahnya.

Merupakan mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW

Al-quran adalah muksizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Berbeda dengan nabi-nabi lainnya yang diberikan mukjizat seperti berbicara dengan binatang, menyembuhkan penyakit, dan lain sebagainya. Al-Quran merupakan sumber dari segala sumber hukum dan penyempurna dari kitab-kitab yang terdahulu.

Menjelaskan kepribadian manusia

Fungsi Al-quran selanjutnya adalah menjelaskan kepribadian manusia dibandingkan dengan makhluk lainnya yang ada di bumi. Manusia adalah makhluk yang diberikan akal, bisa membedakan baik dan buruk, dan membuatnya berbeda dengan binatang yang sama-sama ciptaan Allah.

Merupakan penyempurna bagi kitab-kitab sebelumnya

Sebelum Al-quran, ada beberapa kitab Allah yang juga diturunkan kepada para nabi, seperti Injil, Taurat,dan Zabur. Kitab-kitab Allah sebelumnya ditujukan hanya pada umat pada zaman tersebut saja, berbeda dengan Al-Quran yang digunakan sampai akhir zaman.

Menjelaskan masalah yang pernah diperselisihkan umat sebelumnya.

Di dalam Al-quran terdapat cerita-cerita dari masa lalu yang kemudian berdasarkan kisahb umat terdahulu kita bisa belajar agar tidak mengulangi kesalahan yang pernah mereka buat sebelumnya.

Al-quran memantapkan iman Islam

Dengan membaca Al-quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, kita bisa memantapkan iman kita. Isi Al-quran akan membuat kita semakin yakin bahwa agama Islam adalah agama yang memang harus dianut.

BACA JUGA  Kapolres Solok Diganti, AKBP Azhar Nugroho Gantikan Ferry Iriawan

Tuntunan dan hukum untuk menjalani kehidupan

Al-quran berisi tentang hukum dan juga tuntunan manusia dalam menjalani kehidupan di dunia. Di dalam Al-quran mengatur bagaimana tentang berhubungan dengan orang lain, berdagang, warisan, zakat, dan masih banyak lagi.

Fungsi Al-Quran Sebagai Sumber Ilmu Ilmu tauhid

Ilmu tauhid merupakan ilmu kalam dalam Islam yang membahas pengokohan keyakinan dalam agama Islam sehingga dapat memperkuat dan menghilangkan keraguan.

Ilmu hukum

Di dalam Al-quran juga terdapat ilmu hukum yang dibahas. Contohnya saja terdapat hukum pernikahan, warisan, zakat, dan lain sebagainya.

Ilmu tasawuf

Ilmu tasawuf adalah ilmu cara untuk mensucikan jiwa, menjernihkan akhlak dan batin.

Itulah beberapa fungsi Al-quran yang perlu kamu ketahui. Al-quran adalah kitab bagi orang Islam, yang didalamnya berisi berbagai penjelasan mengenai hukum dan tatacara yang Islam ajarkan untuk menjalani kehidupan di dunia.

Ilmu filsafat Islam

Filsafat Islam adalah hubungan ilmu kalam dengan filsafat yang dikembangkan oleh cendekiawan muslim. Jika dalam ilmu filsafat lain kadang masih mencari-cari tentang kehadiran tuhan namun di filsafat Islam sudah meyakini tentang keesaan Tuhan yaitu Allah SWT.

Ilmu sejarah Islam

Al-quran juga mengandung banyak ilmu sejarah dari masa terbentuknya manusia hingga perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Ilmu pendidikan Islam

Al-quran menjadi salah satu sumber utama untuk mempelajari Islam. Di dalam Al-quran juga sering disebutkan ilmu pengetahuan lainnya seperti ilmu biologi atau astronomi.

Itulah beberapa fungsi Al-quran yang perlu kamu ketahui. Al-quran adalah kitab bagi orang Islam, yang didalamnya berisi berbagai penjelasan mengenai hukum dan tatacara yang Islam ajarkan untuk menjalani kehidupan di dunia.

Itulah fungsi alqur’an dalam kehidupan. Maka dari itu marilah kita perbanyak membaca al-qur’an, apalagi di bulan Ramadhan ini di mana setiap pahala dilipat gandakan. Maka dari itu mari kita usahakan dan semangat dalam membaca alqur’an, kita Azzam kan di dalam hati bahwa minimal kita membaca alqur’an 1 hari 1 Juz.

Baca Juga :

juz juz juz juz juz juz juz juz juz juz juz juz juz juz 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakSikabau Porak Poranda Akibat Angin Kencang Jelang Berbuka
Artikulli tjetërSawahlunto Masukkan Tenaga Keagamaan Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan