Praktek Siswa Kelas IX, MTsN 2 Solok Gelar Makan Bajamba

Praktek Siswa Kelas IX, MTsN 2 Solok Gelar Makan Bajamba
Koto Baru, SuhaNews – Menutup tahun ajaran 2021/2022 untuk siswa kelas IX, MTsN 2 Solok (MTsN Koto Baru) menggelar makan bajamba yang merupakan praktek dari mata pelajaran Budaya Alam Minangkabau (BAM).

Selain siswa kelas IX yang mengikuti praktek, acara makan bajamba yang digekar Sabtu (12/3) lalu juga diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 2 Solok. Istimewanya, para siswa dan guru serta pegawai memakai baju adat dan baju kurung yang dilengkapi kain batik tanah liek.

Prosesi dimulai dengan menyambut alek, dalam hal ini tuan rumah yang diperankan oleh para siswa kelas IX menyambut kepala MTsN 2 Solok H.Maidison yang didampingi Kaus Tata Usaha Dodi Waldi dan para Wakil Kepala Madrasah.

Kepala MTsN 2 Solok H. Maidison dalam sambutannya mengapresiasi semangat siswa kelas IX dalam mengikuti kegiatan ini. “Ini adalah bentuk pengenalan budaya Minangkabau bagi siswa madrasah,” ujar H. Maidison.

Praktek Siswa Kelas IX, MTsN 2 Solok Gelar Makan Bajamba 1

Disampaikan oleh Maidison, filosofi Adat Basandi Syara’ dan Syara’ Basandi Kitabullah sudah dikenal oleh siswa sejak masih pendidikan dasar, melalui praktek BAM ini siswa dapat memahami makna dan implementasi filosofi tersebut ditengah masyarakat.

“Ananda adalah generasi penerus, ‘Ketek ka Gadang, pambimbiang badan kok gaek’ jangan sampai adat dan budaya Minangkabau musnah ditelah kemajuan teknologi, mari kita pelajari, pahami dan kita lestarikan,” ajak Maidison.

Menutup sambutannya Maidison juga mengucapkan terima kasih pada seluruh guru MTsN 2 Solok yang mendukung penuh pelaksanaan praktek BAM ini.

Elly Suarti guru BAM MTsN 2 Solok sekaligus sutradara dari kegiatan ini mengatakan tujuan dari Makan Bajamba siswa kelas IX ini adalah untuk melestarikan budaya Minang agar “tak lapuak dek hujan dan tak lakang dek paneh”.

BACA JUGA  Corona Jadi Bahasan Peringatan Isra' Mi'raj di MTsN 3 Solok

Disebutkannya, dalam acara yang mengusung tema “menanamkan nilai nilai adat dan agama dalam mensosialisakan kedudayaan daerah setempat ” ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dan masing-masing kelas dikondisikan layaknya jamuan alek di rumah gadang.

“Dalam prosesnya, ada siswa yang berperan sebagai Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Sipangka, Tamu Alek dan Janang sebagai pihak yang sibuk ditengah alek,” jelas Elly.

Elly mengatakan,. setiap siswa memiliki peran berbeda untuk dinilai, termasuk tukang pidato yang menyampaikan pasambahan.

Acara sehari yang disambut antusias para siswa ini berlangsung sukses. Rahmat | Fendi

Berita Terkait :

praktek

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakHendri Septa Apresiasi Festival Qasidah Rebana Sumarak Manyambuik Ramadan 1443 H
Artikulli tjetërBertemu Guru PAI SMA Kab. Solok, H.Irwan Sosialsiasikan Moderasi Beragama