Sertijab Kepala SMP Tigo Lurah, Buka Sepatu dan Pakai Payung Asoy

Sertijab Kepala SMP Tigo Lurah, Buka Sepatu dan Pakai Payung Asoy
Perjalanan menuju Tigo Lurah dikala hujan
Solok, SuhaNews – Selasa (14/1) merupakan serah terima jabatan (Sertijab) kepala  SMP terakhir yang digelar. Empat dari lima SMP yang ada di kecamatan paling terisolir ini berganti pimpinan. Hanya Kepala SMPN 1 Tigo Lurah, Nofriadi yang bertahan atau tidak dimutasi.

Mereka yang melakukan Sertijab adalah Kepala SMPN 2 Tigo Lurah dari Erman Sidik kepada Abdullah, SMPN 3 Tigo Lurah dari Bakaruddin kepada Deswanto, SMPN 4 Tigo Lurah dari Syofian kepada Asrar, dan SMPN 5 Tigo Lurah dari Usnadi kepada Dafinur.

“Kami harus membuka sepatu dan memakai payung dari plastik  asoy untuk menghdiri sertijab ini,” jelas Ketua MKKS SMP Kabupaten Solok, Arnis.

Serah terima jabatan kepala sekolah, jelas Arnis, dipusatkan di SMPN 4 Tigo Lurah, di Kapujan. Kondisi jalan tanah yang diguyur hujan menjadikan jalan semakin becek, sehingga kepala sekolah dan guru yang mengikuti prosesi serah terima jabatan terpaksa membuka sepatu.

“Hanya 500 meter dari 6 km jalan beraspal,” jelas Arnis.

Sepanjang 5 km lebih jalan tanah dan berlumpur. Karena itulah serah terima di Tigo Lurah memiliki kesan tersendiri. Apalagi begitu menuju Kapujan, hujan mulai turun. Karena itulah, semuanya harus berjalan kaki, sebab kendaraan roda dua pun sulit melewati jalan tersebut.

Kapujan termasuk salah satu nagari di Tigo Lurah yang masih terisolir karena transportasi dari ke Kapujan belum lancar. Di samping tidak ada transportasi umum, kendaraan roda dua pun sulit melalui jalan ini karena jalan tanah. Apalagi di beberapa titik ada longsor.

“Tidak ada yang membawa payung,” jelas Kasla, Pengawas SMP.

Karena itu, bagi yang memiliki plastik asoy, segera memanfaatkannya sebagai payung. Sementara sepatu dan sandal pun tidak bisa dipakai karena jalan berlumpur. Sehingga peserta yang akan mengikuti proses serah terima jabatan kepala sekolah harus membuka sepatu dan menggunakan plastik asoy sebagai  pengganti payung.

BACA JUGA  Guru SMP Lembang Jaya dan Tigo Lurah Gelar Lokakarya

“Ini merupakan serah terima terakhir,” jelas Arnis.

Serah terima jabatan kepala sekolah di Tigo Lurah dihadiri oleh pengawas SMP Kasla dan Yapar, Pengurus  MKKS SMP Arnis dan Harmaini, Meterizal, Camat Tigo Lurah diwakili Kasi Pemerintahan Al Iman, serta Jon Afnel dan Afdal dari Bidang Pora Dinas Dikpora, serta majelis guru, yang berasal dari kepala sekolah yang melakukan serah terima. Wewe 

Berita Terkait:

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaCoppa Italia; Juventus Hadapi Udinese
Artikel berikutnyaR.A Ar Rahmah DWP Kemenag Juara 1 Sekolah Sehat Kota Bukittinggi