24 Peserta Islamic Short Movie Competition Presentasikan Karyanya

Padang, SuhaNews. Kepala Kanwil Kemenag Sumbar membuka presentasi Islamic Short Movie Competition di Rangkayo Basa Hotel, Padangnpada Kamis (3/9).
Acara yang diikuti oleh 24 peserta ini merupakan rangkaian penilaian setelah para peserta menhieimkan karyanya kepada panitia.

Peserta

Dikutip dari Sumbar.Kemenag.go.id, salah satu latar belakang kegiatan ini adalah untuk menjaga seni Budaya Islam merupakan bagian dari budaya nasional dan aset bangsa untuk itu keberadaannya perlu dijaga, diberdayakan, dibina, dilestarikan dan dikembangkan sehingga berperan dalam upaya menciptakan masyarakat yang memiliki jati didir dan berperadaban di atas nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Tentunya Dirjen Bimas Islam mengundang peserta dari semua pihak karena lomba dibuka untuk umum. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat melalui Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf tak mau ketinggalan untuk mensukseskan kegiatan Nasional ini.

Untuk perdana, Kanwil Kemenag Sumbar mengadakan  Sumatera Barat Islamic Short Movie Competition (Sumbar ISMC)  demi mendapatkan peserta yang benar-benar berkualitas. Kegiatan ini telah dihelat semenjak awal Juli 2020 ini dengan telah beredarnya pengumuman dan leaflet tentang ketentuan-ketentuan lomba Sumbar ISMC tersebut dengan batas pengiriman film tanggal 16 Agustus 2020 lalu.

Setelah melalui berbagai tahapan tibalah hari ini Kamis (3/9/2020) digelarkan presentasi film yang telah lolos seleksi sebelumnya. Kegiatan diikuti oleh dua puluh empat peserta, yang digelar di Hotel Rangkayo Basa Padang dan berlangsung hingga esok hari Jumat (4/9/2020).

Adapun dewan juri merupakan profesional di bidangnya terdiri dari: Ka. Kanwil Kemenag Prov. Sumatera Barat, Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Sumatera Barat, Plt. Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Prov. Sumatera Barat, Zainal Abidin, M.Sn (Dosen ISI Padang Panjang), H. Abdul salam, S.Ag, M.Hum (Dosen FIS UNP) dan H. M. Rifki M.Ag (Youtuber).

Begitu sekelumit tentang kegiatan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, H. edison, M.Ag saat menyampaikan laporan saat pembukaan acara. Kegiatan ini dibuka langsung oleh orang nomor satu di Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Hendri, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, H. Irwan dan H. Edison Plt Kabid Penazawa selaku Ketua Panitia.

Dalam sambutannya Kakanwil menyampaikan, ucapan Selamat datang bagi insan Perfileman Sumatera Barat dalam kegiatan ini serta Terima kasih atas apresiasi semua peserta dalam mengikuti Islamic Short Movie Competition Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Lebih lanjut Hendri menyampaikan, kegiatan ini perdana diadakan, semoga berjalan lancar. Kegiatan  Islamic Short Movie Competition bertema “ Jejak Wali Nusantara” dengan tujuan pertama,  Melihat sejarah perjuangan para tokoh-tokoh agama menyebarkan Islam di Indonesia khususnya Sumatera Barat, yang pada umumnya juga merupakan tokoh adat.

Kedua, Merubah tatanan kehidupan masyarakat dari animisme kepada tauhid, dari penyembah berhala kepada Tuhan Yang Maha Esa dari syirik, khurafat dan lain-lain, dan bagaimana Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Syekh Burhanuddin, Inyiak Canduang dll menyebarkan Islam di Sumatera Barat.

BACA JUGA :

Adapun Tujuan ketiga adalah, dengan kegiatan ini dapat memotivasi para peserta bagaimana tokoh-tokoh ini diangkat ke dalam film pendek (short movie), supaya dapat ditonton oleh generasi muda melalui video yang dibuat, ucap Hendri.

Lebih lanjut Hendri memaparkan bahwa video terbaik akan kita berikan biaya pembinaan, tropy dan piagam. Tiga video terbaik akan kita kirim ke Jakarta dan selanjutnya akan diseleksi di tingkat nasional, ucap Hendri memotivasi.

Peserta

Untuk informasi, kompetisi di tingkat nasional akan dilaksanakan pada akhir September 2020 ini, terangnya.

Akhirnya, “Saya ucapkan selamat berkompetisi, mudah-mudahan menjadi yang terbaik, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kita buka secara resmi kegiatan Islamic Short Movie Tingkat Provinsi Sumatera dengan resmi dibuka,” ucap Hendri

Dalam kesempatan ini Kakanwil juga berkenan nonton bersama dua buah film pendek hasil karya peserta ISMC. Rel | Moentjak.

Baca juga :

Facebook Comments

loading...