Pansil Penyuluh Agama Islam Fungsional Simpati

Pansil Penyuluh Agama Islam Fungsional Simpati
Pasaman, SuhaNews. Pansil Eka Putra diamanahkan bertugas sebagai Penyuluh Agama Islam Fungsional di Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati), langsung SK penempatan diserahkan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman Gusman Piliang saat apel pagi Kamis (19/8).

Kepada Pansil, Kakan berpesan agar melaksanakan tugas, peran dan fungsi sebagai penyuluh yang memberikan kesejukan, bimbingan dan keteladanan kepada masyarakat secara baik lagi profesional.

Gusman melanjutkan, penyuluh agama Islam itu adalah jari-jari manis Kemenag dan corong serta berperan dalam pembangunan, mnejalankan program-program lembaga dan pemerintah daerah ini.

Menurutnya, disamping memberikan pencerahan kepada ummat juga teladan di tengah-tengah kehidupan dan masyarakat. Berdakwah ataupun melakukan bimbingan tidak hanya bil kitab dan bil lisan juga bil hikmah.

“Sosok penyuluh itu hendaknya teladan bagi masyarakat”, tegas Kakan untuk Pansil dan penyuluh agama lainnya.

Gusman meneruskan amanahnya, agar setiap penyuluh agama Islam fungsional memiliki objek binaan yang jelas termasuk objeknya adalah penyuluh agama Islam non PNS yang ada di wilayah tugas masing-masing.

Lebih dalam Gusman Piliang menerangkan bahwa Penyuluh agama di bawah Kementerian Agama setidaknya memiliki empat fungsi atau tugas utama yakni edukatif, informatif, konsultatif, dan perlindungan terhadap masyarakat.

Lagi, selain harus menguasai ajaran agama, penyuluh agama juga berkewajiban untuk memberikan pengetahuan secara umum, maka penyuluh agama pun perlu mengetahui arah kebijakan Kemenag RI dalam pembangunan agama pada periode 2020-2024.

Ia menjelaskan, diantara arah kebijakan Kemenag itu meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama. Meningkatkan kerukunan umat beragama, meningkatkan keselarasan atau relasi antara budaya dan agama, meningkatkan kualitas pelayanan kehidupan beragama seperti masalah pernikahan, haji, dan memberikan bantuan kitab suci. Serta melakukan pemanfaatan ekonomi keagamaan seperti zakat, infaq, sedekah.

BACA JUGA  Ponpes Al Kautsar 50 Kota Gelar Pelatihan Design Grapich

Dikesempatan itu, Gusman meminta kepada Kepala Seksi Bimas Islam untuk melakukan pemetaan objek-objek binaan penyuluh agama Islam.

“Selamat kepada Eka Pansil, berkaryalah sesuai tusi dan berinovasi”, ucapnya sembari menyerahkan SK dihadapan seluruh pejabat dan ASN kantor. Yusuf | Moentjak

BErita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaCovid-19 Kabupaten Solok Melandai, Tiga Warga Terkonfirmasi
Artikel berikutnyaOktober, TdS Diselenggarakan dengan Sistem Bubble