60% Jamaah Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, Yang Wafat 73 Orang

60% Jamaah Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, Yang Wafat 73 Orang
SuhaNews – Fase pemulangan jamaah haji yang diberangkatkan pada gelombang pertama sudah berlangsung sejak 15 Juli 2022. Mendarat saat kedatangan di Madinah, mereka secara bertahap dipulangkan ke tanah air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah setelah menjalani ibadah haji.

“Secara bertahap, sejak 15 Juli sampai hari ini, 27.280 jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang pertama sudah pulang ke Tanah Air,” terang Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat di Jeddah, Senin (25/7/2022).

“Mereka tergabung dalam 68 kelompok terbang atau kloter,” sambungnya.

Menurut Arsad, jemaah yang berangkat pada gelombang pertama dan mendarat di Madinah, berdasarkan data kedatangan pada Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, berjumlah 45.096 orang. Mereka tergabung dalam 114 kloter.

“Artinya, sudah ada 60% jemaah haji gelombang pertama yang dipulangkan melalui Bandara Jeddah. Proses pemulangan ini akan berlangsung hingga 30 Juli 2022,” ujarnya.

Selain memulangkan dari Makkah ke Bandara Jeddah, PPIH juga memberangkatkan jemaah haji Indonesia dari Makkah ke Madinah. Mereka adalah jemaah haji yang berangkat pada gelombang kedua, mendarat di Jeddah dan akan pulang melalui Madinah. Berlangsung sejak 21 Juli 2022, total sudah ada 12.381 jemaah dalam 32 kloter yang telah diberangkatkan ke Madinah.

“Gelombang kedua yang mendarat di Jeddah berjumlah 47.572, tergabung dalam 126 kloter. Artinya, sampai hari ini sudah 26% jemaah gelombang kedua yang diberangkatkan ke Madinah. Proses pemberangkatan ini akan berlangsung hingga 4 Agustus 2022,” ujarnya.

“Mulai 29 Juli 2022, PPIH juga akan mulai memulangkan jemaah haji gelombang kedua dari Madinah ke Tanah Air,” sambungnya.

Arsad menambahkan, sampai dengan hari ke-52 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M, total ada 73 jemaah haji Indonesia yang wafat. Sebanyak 27 jemaah wafat pada masa pra Armuzna, dalam rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022. Ada 16 jemaah yang wafat pada masa Armuzna, 8 – 12 Juli 2022. Sisanya atau 30 jemaah wafat pada masa setelah puncak haji Armuzna, 13 Juli sampai sekarang.

BACA JUGA  Inisiator Berdirinya TPQ Khusus Autis di Bukittinggi, Rusman Edi Terima Penghargaan

“Jumlah jemaah wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni sampai dengan hari ke-52 operasional haji sebanyak 73 orang, terdiri atas 71 jemaah haji reguler dan dua jemaah haji khusus,” tutur Arsad. (*)

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakWisuda Tahfiz di Tanjung Balik Diikuti 22 Santri dari Pelajar hingga Lansia
Artikulli tjetërUPZ Polres Solok Setorkan Zakat ke BAZNAS sebesar 48,6 Juta Rupiah