Sinergi Ayah dan Madrasah: Gerakan Bapak Hadir Saat Penerimaan Rapor di MTsN 2 Solok

Sinergi Ayah dan Madrasah: Gerakan Bapak Hadir Saat Penerimaan Rapor di MTsN 2 Solok

Oleh : Dr (c) Yuldafriyenti,S.sos.I.M.Pd

Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, madrasah, dan masyarakat. Dalam konteks keluarga, peran orang tua khususnya ayah sering kali dipersepsikan terbatas pada pemenuhan kebutuhan ekonomi.

IMG 20251220 WA0028

Padahal, keterlibatan ayah secara langsung dalam proses pendidikan anak memiliki pengaruh besar terhadap motivasi belajar, kedisiplinan, serta perkembangan karakter peserta didik.

Menyadari pentingnya hal tersebut, MTsN 2 Solok menggagas sebuah gerakan edukatif berupa kehadiran bapak-bapak saat penerimaan rapor peserta didik.

Gerakan bapak hadir dalam penerimaan rapor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara ayah dan madrasah. Rapor bukan sekadar dokumen nilai akademik, tetapi merupakan potret menyeluruh perkembangan peserta didik, baik dari aspek kognitif, sikap, maupun keterampilan.

Dengan hadirnya ayah, proses penerimaan rapor menjadi momen reflektif untuk memahami capaian, kendala, serta potensi anak secara lebih komprehensif.

Kehadiran ayah saat penerimaan rapor memberikan pesan psikologis yang kuat bagi peserta didik. Anak merasa diperhatikan, dihargai, dan didukung secara penuh oleh orang tuanya. Hal ini berdampak positif terhadap peningkatan rasa percaya diri dan motivasi belajar.

Selain itu, peserta didik juga belajar bahwa pendidikan adalah hal penting yang mendapat perhatian serius dari kedua orang tua, bukan hanya ibu.

Dari sisi madrasah, gerakan ini membuka ruang komunikasi yang lebih efektif antara wali kelas dan orang tua, khususnya ayah. Guru dapat menyampaikan perkembangan belajar, sikap, serta kebiasaan peserta didik secara langsung, sementara ayah dapat memberikan masukan dan dukungan yang selaras dengan program pembinaan madrasah. Sinergi ini menciptakan kesepahaman bersama dalam mendampingi anak di rumah maupun di lingkungan sekolah.

BACA JUGA  Kolom Penyuluh, Makna Sosial Dalam Ibadah Puasa Ramadhan

IMG 20251220 WA0027

Gerakan bapak hadir juga sejalan dengan nilai-nilai pendidikan karakter dan Profil Pelajar Pancasila serta Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin. Keterlibatan ayah mencerminkan keteladanan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap pendidikan, yang pada akhirnya membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, dan berdaya saing. Anak tidak hanya dinilai dari prestasi akademik, tetapi juga dari sikap, adab, dan kepribadiannya.

MTsN 2 Solok berharap gerakan ini tidak berhenti pada momentum penerimaan rapor semata, tetapi berlanjut dalam bentuk keterlibatan ayah pada berbagai kegiatan madrasah. Dengan terbangunnya sinergi yang kuat antara ayah, ibu, dan madrasah, proses pendidikan akan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Melalui gerakan bapak hadir saat penerimaan rapor, MTsN 2 Solok menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang kolaboratif dan berorientasi pada perkembangan peserta didik secara utuh. Sinergi ayah dan madrasah bukan hanya sebuah program, melainkan sebuah langkah strategis dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.

Baca juga:

Facebook Comments

Google News