Kemenag Pasaman Sosialisasikan Hari Santri dan Perpres 82 2021

Kemenag Pasaman Sosialisasikan Perpres 82 2021 dan Hari Santri
Pasaman, SuhaNews. Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman melalui seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menggelar rapat dalam rangka memperingati hari santri nasional ke 7 kamis (30/9) di aula kantor setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Sulpan Amri mengatakan rapat yang dilangsungkan untuk membicarakan persiapan acara peringatan hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2021 mendatang bersama sepuluh pimpinan pesantren di Pasaman ini.

Lanjutnya, untuk pelaksanaan kegiatan tersebut merujuk kepada Surat Edaran (SE) Menteri Agama nomor 28 Tahun 2021 tentang panduan pelaksanaan peringatan hari santri nasional ke-7 tahun 2021. Didalamnya peringatan hari santri tahun 2021 mengusung tema “Santri Siaga Jiwa Raga”, sebagai bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mepertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

Siaga jiwa raga juga merupakan komitmen seumur hidup santri yang lahir dari sifat santun, rendah hati, pengalaman, dan tempaan santri selama di pesantren.

Dikatakan Sulpan lagi, untuk logo telah ditetapkan dan bisa diunduh pada link https://kemenag.go.id/archive/logo-peringatan-hari-santri-tahun-2021.

Selain itu, disampaikannya sesuai panduan, upacara bendera peringatan hari santri 2021 dilaksanakan secara serentak pada tanggal 22 Oktober 2021 pukul 08.00 WIB. Dan kegiatan peringatan hari santri 2021 dapat berupa zikir, shalawat, munajat, doa dan kegiatan-kegiatan lainnya yang relevan dengan tema Santri Siaga Jiwa Raga.

Sementara, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Asrul mengatasnamakan Kepala Kankemenag Kabupaten Pasaman meminta untuk benar-benar mempersiapkan dengan sebaik-baiknya untuk suksesnya upacara dan kegiatan hari santri di ranah Pasaman tahun ini.
Terpenting Asrul mengatakan seluruh pelaksanaan kegiatan peringatan hari santri 2021 disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, dengan mengedepankan prinsip-prinsip kesederhanaan dan kehidmatan, dengan berpedoman.

BACA JUGA  Sepeda Motor Wartawan Dicuri Saat Parkir di Musala

Juga diingatkan, tetap disiplin dengan protokol kesehatan 5M+1D untuk mencegah dann memutus rantai penyebaran Covid-19.

Selain pembahasan peringatan hari santri, juga disampaikan oleh Asrul tentang Keputusan Presiden (Keppres) RI nomor 82 Tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.

Menurut pandangannya, diterbitkan Keppres tersebut membuktikan perhatian dan kepedulian Pemerintah terhadap kelangsungan pendidikan pesantren di nusantara ini. Lahirnya Keppres membuktikan Pemerintah memandang penting pendidikan di pesantren untuk semakin bermutu. Yusuf | Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaKota Padang Gelar Job Fit, Pejabat Esselon II Bakal Digeser
Artikel berikutnyaKepala BPBD Pessel: Waspadai Banjir dan Tanah Longsor