MTsN 4 Pasaman Sosialisasikan Vaksinasi Covud-19 pada Walimurid

MTsN 4 Pasaman Sosialisasikan Vaksinasi Covud-19 pada Walimurid
Pasaman, SuhaNews. MTsN 4 Pasaman menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 untuk siswa melalui orang tua siswa, kamis (30/9) bertempat di aula MTsN 4 Pasaman. Hal ini sesuai dengan SE Bupati Pasaman No.421/1946/DIKDAS-DISDIKBUD/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk remaja. Pada kegiatan sosialisasi vaksinasi itu hadir Kapolsek Bonjol, dokter Puskesmas Bonjol, komite madrasah, serta orang tua siswa MTsN 4 Pasaman yang akan mengikuti kegiatan sosialisasi.

Dokter Rapidah yang bertugas di kecamatan Bonjol menyampaikan bahwa Tujuan vaksin diantaranya mencegah penularan, mengurangi angka kematian, membentuk imunitas kelompok (herd immunity), melindungi kelompok yang tidak bisa divaksin karena faktor usia yang sudah renta atau riwayat penyakit bawaan, kelancaran masalah sosial ekonomi, serta termasuk persiapan untuk pembelajaran tatap muka. Anak-anak usia 12-17 (usia remaja) divaksin agar bisa terbentuk herd immunity.

Lebih lanjut Dokter Rapidah menjelaskan bahwa vaksinasi harus melewati serangkaian prosedur vaksin yang dimulai dari pendaftaran, scranning oleh tim medis, pelaksanaan vaksin, dan kegiatan observasi. Vaksin dilakukan sebanyak dua kali, dengan jarak antara vaksin 1 dan kedua selama lebih kurang 28 hari.

Lebih lanjut, Dokter Rapidah menambahkan yang harus dipersiapkan anak untuk vaksin yaitu tidur yang cukup dan kondisi badan dalam keadaan sehat. Kekebalan tubuh setelah vaksin akan terbentuk setelah satu bulan kemudian.

Kepala MTsN 4 Pasaman, Hj. Raflis juga menambahkan alasan sosialisasi dilakukan terlebih dahulu kepada orang tua siswa karena pelaksanaan vaksinasi harus berdasarkan izin yang telah diberikan oleh orang tua.

“Dengan menghadirkan orang tua pada kegiatan sosialisasi ini, kita berharap informasi seputar mengenai vaksinasi diterima oleh orang tua sama isinya. Kita hadirkan juga bapak Kapolsek dan Tim medis serta komite guna menyeragamkan konsep vaksinasi yang banyak beredar dan bahkan kerap terdengar simpang siur” ujarnya. Arya/Yusuf|Moentjak

BACA JUGA  Empat Guru MTsN Pasaman Ikuti PDWK Penelitian Tindakan Kelas

Berita TerkaitĀ  :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaKepala BPBD Pessel: Waspadai Banjir dan Tanah Longsor
Artikel berikutnyaTim Kerja Provinsi MTQ Sumbar Gelar Rapat Persiapan di Padang Panjang