SuhaNews – Meski ada 200 bus untuk mudik gratis yang disediakan oleh Andre Rosiade dan Prabowo, tetap saja tak mampu menampung antusias perantau Minang untuk pulang kampung.
Angkutan darat bus jadi pilihan setelah harga tiket pesawat yang melambung cukup tinggi, bahkan mencapai lima juta untuk satu kali penerbangan. Maka bus menjadi pilihan, apalagi sekarang perusahaan bus berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaiknya.
Untuk tiket juga diberi kemudahan bagi calon penumpang untuk membelinya pada berbagai aplikasi, jadi tidak mesti datang ke terminal atau loket hanya untuk mendapatkan tiket. Datang ke terminal cukup pada hari keberangkatan saja. Berikut perusahan bus yang melayani rute Jabodetabek – Sumbar.

Sampai saat ini perusahaan yang berkantor pusat di Padang Panjang ini masih menjadi yang teratas dalam jumlah keberangkatan setiap harinya. Tak hanya musim mudik seperti sekarang, hari biasapun NPM memberangkatkan armadanya tak kurang dari 10 unit dengan titik keberangkatan Payakumbuh, Pariaman / Sungai Limau, Padang dan Bukittinggi.
NPM Melayani dua kelas untuk rute Jabodetabek – Sumbar yakni Eksekutif Plus dan Sutan Class. Kelas eksekutif memakai armada Mercedes Benz OH 1526 dengan body Legacy SR2 dari Laksana. Setiap bus memiliki kapasitas 41 seat dengan fasilitas AC, Toilet dan seat reaclining serta port USB yang tersedia di setai seatnya.
Sedangkan Sutan Class didukung oleh mesin/chasis Mercedes Benz OH 1626 Air Suspensions. Body dibutar oleh karoseri Laksana dan Adiputro. Setiap armada menyediakan 30 seat legrest. Fasilitasnya selain AC dan Toilet juga memiliki smooking area. Setiap seat diberi bantal dan selimut serta port USB untuk colokan HP.
Berita Terkait :
- Ini Tarif Bus NPM pada Angkutan Lebaran 2024
- Tambah Armada JB5, NPM Sutan Class Layani Rute ke Sumatera Utara
- PT. NPM Larang Pemakaian Telolet di Seluruh Armadanyakom

PO. ANS
Termasuk pemain lama yang telah berpengalaman di lintas Sumatera, perusahaan yang kini memberi warna biru pada armadanya mengoperasikan bus dengan dua kelas dan mulai lebaran ini akan meluncurkan Luxury Class sebagai layanan terbaru.
Untuk kelas executifnya, ANS termasuk yang paling longgar dan nyaman bagi penumpang karena hanya tersedia 36 seat. Jauh lebih lega dibanding kompetitor, sementara harga tiket tak jauh beda. Meski kelas executif tetap disediakan bantal, port USB dan LCD sebagai hiburan. Armadanya menggunakan Mercedes Benz 1526 dengan body Grand Tourismo dan Ventura dari karoseri Morodadi Prima.
Sedangkan Royal Class menggunakan armada Mercedes Benz OH 1626 Air Suspension yang disematkan body Patriot dari karoseri Morodadi Prima (sebagian pakai OH 1526) yang setiap seatnya dilengkapi legrest, port USB, selimut, bantal dan smoking area.
Untuk Luxury Class belum direview karena baru beroperasi pada Awal April 2024 nanti.
Berita Terkait :
- Rayo Dikampuang, Ini Harga Tiket Bus ANS pada Lebaran 1445 H
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Menikmati Goyangan Mercedes Benz 1626 Air Suspensions
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Ada Truk Mogok Dikapal, Alika Terlambat Berlayar (bagian 2)
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Menikmati Goyangan Mercedes Benz 1626 Air Suspensions
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Sejuknya AC dan Lembutnya Air Suspensi (bagian 3)

PO. Gumarang Jaya
Perusahaan yang tengah bangun dari tidurnya ini tengah melakukan peremajaan armada besar-besaran. Tak tanggung-tanggung untuk kelas tertinggi yang diberi nama Ma Unjua Class memakai mesin chasis Mercedes Benz OH 1626 Matic Transmisions serta Air Suspensions yang terkanl empuk di jalan linta sumatera yang banyak tikungan dan jalan rusak.
Untuk Ma Unjua Class fasilitas yang disediakan, seat sebanyak 30 yang dilengkapi legrest, bantal dan selimut serta port USB dan smoking area. Armadanya terdiri dari dua pilihan body yakni Legacy SR3 dari karoseri Laksana dan Jetbus 3 dari karoseri Adiputro.
Sedangkan kelas eksekutif tersedia 40 seat dengan armada Mercedes Benz OH1521, Hino RK.
Berita Terkait :
- Ma Unjua di Hari Rayo, Ini Harga Tiket Bus Gumarang Jaya
- 5 Unit Ma Unjua Class Gumarang Jaya Sampai di Ranah Minang
- 10 Unit Bus Gumarang Jaya ‘Ma Unjua Class’ Siap Meluncur di Lintas Sumatera
- Palala Hadirkan Bus “Sirah”, Gumarang Jaya Datangkan “Maunjua Class”

PO. Palala
Sebagai pemain baru, perusahaan yang mengusung tagline Malala jo Palala ini mampu mencuri perhatian konsumen dengan komitmen pelayanan. Meski hadir dengan satu kelas layanan (informasinya akan segera meluncurkan armada dan kelas layanan baru), Po. Palala konsekuen dengan layanannnya, diantaranya tanpa transit, berhenti saat waktu solat, termasuk solat jumat.
Panorama class yang dihadirkan Po. Palala memanjakan penumpang dengan legrest pada 30 seat yang tersedia. AC, Toilet dan smoking area serta Selimut dan bantal serta port USB sudah menjadi standar bagi bus antar kota saat ini.
Palala juga memanjakan penumpang selama perjalanan dengan tersedianya dispenser untuk membuat kopi dan teh. Satu lagi yang menjadi cirikhas bus Palala adalah seluruh armadanya memakai model Single Glass baik yang dari karoseri Adiputro maupun dari karoseri Laksana.
Berita Terkait :
- Selama Ramadan 1445 H, Bus Palala Beri Voucer Makan buat Penumpang
- Palala E04, Ketika Supir Bus Jadi Imam Salat Bagi Crew dan Penumpangnya
- Trip Perdana, PO.PALALA Bus Sumbar – Jakarta Berplat Nomor Solok

Pemain lama di lintas Sumatera juga melakukan peremajaan armada sekaligus menghadirkan pelayanan dengan nama unik, yakni kelas Kudo Gadang dan kelas Ninik Mamak. Setelah sekian lama menggunakan mesin Mercedes Benz, di armada barunya PO. Transport Express kini beralih menggunakan Hinro RM untuk kelas Kudo Gadang.
Menariknya selain mesin Hino, armada kelas Kudo Gadang juga memakai dua karoseri berbeda yakni Legacy SR3 Single Glass dari karoseri Laksana dan Patriot TE dari karoseri Morodadi Prima.
Kelas Kudo Gadang memikikiu seat 30 dilengkapi legrest, AC. Toilet, Smoking Area, Bantal, Selimut dan port USB. Sedangkan kelas Ninik Mamak menyediakan 41 Seat juga dilengkapi AC dan Toilet.
Menariknya, selain melayani rute Sumbar Jabotabek – Bandung, Po. Transport Express mengakhiri rutenya di Sukabumi, begitu juga sebaliknya start dari Sukabumi, bus ini akan finish di Lubuk Basung.
Berita Terkait :
PO. MPM
Masih terbilang muda di lintas Sumatera, namun sang owner bus ini telah lama mengelola bisnis angkutan darat. Pengalaman inilah salah satu penunjang hingga bus dengan ciri khas livery siluet rumah gadang warna merah mampu meraih tempat dihati perantau dan masyarakat Minang.
Awalnya konsisten menggunakan mesin Hino, kini MPM juga memakai mesin Mercedes Benz. Hadir dengan dua kelas pelayanan Premium dan Eksekutif. Uniknya pada Arama kelas premiun juga tersedia seat kelas eksekutif, menurut informasi petugas loket hal ini disebabkan pada seat bagian belakang tidak memungkinkan dipasang legrest.
Perbedaan kelas premium dan kelas eksekutif adalah legrest pad seat dan njumalh seat di setiap armada.
Berita Terkait :
- Trip Report MPM Legowo Bandung-Solok (3), Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk di Bakauheni
- Trip Report MPM Legowo Bandung-Solok (2), Ada Dia Diantara Legowo dan Kota Budaya
- Trip Report MPM Legowo Bandung-Solok (1), Nyamannya Legrest 28 Set

Berani tampil beda sejak awal kemunculannya, PO. Pangeran menggunakan arnada medium Mercedes Benz OF917 dan Bigbus Mercedes Benz OF1623 yang keduanya mesin depan.
Meski demikian, bus warna merah juga melengkapi seatnya dengan legrest dan port USB serta AC dan Toilet. Bus ini juga memberikan julukan kepada setiap unitnya sejak keluar karoseri dengan nama-nama tempat wisata di Bukittinggi pada bus medium dan ikon Sumatera Barat pada bigbusnya.
Berita Terkait :
- Tampil Beda, Ini Harga Tiket Bus Pangeran pada Lebaran 2024
- 5 Unit Bus PO. Pangeran Perkenalkan Diri di Terminal Bareh Solok
- Bus Pangeran Turunkan Tarif Jadi 550 Ribu untuk Sumbar – Jakarta
PO. MIYOR
Meski akan beroperasi awal April 2024 ini, kehadiran PO. Miyor cukup menyita perhatian publik terutama penggemar bus. Hal ini tak terlepas dari review yang dibuat oleh konten kreator akan unit-unit yang nantinya melayani penumpang jurusan Sumbar – Jabodetabek.
Ada tiga kelas yang nantinya akan beroperasi yakni, Platinum Class, Suite Class dan Sleeper Clas. Seperti kompetitornya, perusahaan milik pengusaha asal Talawi kota Sawahlunto ini juga memakai karoseri Laksana dan Adiputro pada unitnya.
Berita Terkait :
- Penuh Gebrakan, Bus Miyor Buka Rute Payakumbuh – Jakarta via Talawi
- Belum Launching, Kehadiran Bus MIYOR dan Uni Cancan Sita Perhatian
- Beroperasi Lebaran 2024 ini, PO. MIYOR Pemain Baru Sumbar – Jakarta
Perusahaan yang berkantor pusat di Jepara ini menjanjikan kemewahan dalam pelayanannya. Hal ini terlihat dari unit yang digunakan. Untuk kelas executif menggunakan chasis Mercedes Benz O500R 1836 yang didukung air suspensi dengan jumlah seat 30 serta mesin dan chasis Scania K410 (Tronton) untuk Suite Family Class.
Berita terkait :



Facebook Comments