Penumpang Bus AKAP dari Sumbar ke Jakarta Dimanjakan dengan Armada Anyar dan Premium

Penumpang Bus AKAP dari Sumbar ke Jakarta Dimanjakan dengan Armada Anyar dan Premium
Solok, SuhaNews. Usaha bus AKAP (antar kota antar propinsi) di Sumbar kembali kembangkit dan bergairah sejak tiga tahun belakangan, setelah sempat mati suri diterpa murahnya tiket pesawat diawal tahun 2000an. Pengusaha pun memanjakan penumpang dengan armada anyar dan premium.

Kebangkitan perusahan bus AKAP yang telah lama bermain lintas Sumbar Jakarta-Bandung mulai meremajakan busnya dengan armada terbaru. Selain tuntutan regulasi yang melarang bus antar kota masuk Jakarta usianya tak lebih 20 tahun, juga tuntutan pasar.

Sebut saja ANS, salah satu perusahaan bus AKAP terbesar di Sumbar, sejak 2018 terus mengeluarkan armada baru hingga sekarang. Terakhir sebelum lebaran 2021 lalu, 4 unit bus dengan chasis Mercedes Benz 1626 Ais Suspensions memakai bodi Patriot dari karoseri Morodadi Prima untuk royal class yang dilengkapi legrest.

Kehadiran bus ANS royal Class dengan chasis Air Suspensions ini langsung merebut hati konsumen. Hal ini terbukti dari setiap hari keberangkatan, armada kelas premium ini selalu penuh. Tak jarang penumpang yang meminta royal class harus rela pindah ke kelas eksekutif.

Berita Terkait : 

“Untuk royal class ini peminatnya tinggi, denganbeda harga tiket seratus ribu, penumpang dimanjakan dengan fasilitasnya. Sering calon penumpang kecewa karena pas hari keberangkatan yang direncanakan seat sudah penuh. Ada yang menunda ke hari berikutnya dan ada yang pindah ke kelas eksekutif,” ujar salah satu agen ANS di Jakarta ke SuhaNews.

NPM, salah satu perusahaan bus tertua di Sumatera ini juga terus melakukan peremajaan. Hingga tahun 2021 ini tak kurang 50 bus (terlihat dari nomor seri bus V01 sampai V50) sudah dioperasikan dari unit peremajaan ini. Tetap memakai mesin dan chasis Mercedes Benz, NPM memanjakan penumpang dengan body Legacy SR2 dari karoseri Laksana.

BACA JUGA  Covid-19 Kabupaten Solok: 6 Terkonfirmasi, 7 Warga Koto Baru Sembuh

Di tahun 2016, NPM mengeluarkan 3 unit armada premium dari Mercedes Benz yakni mesin 0500R Air Suspensions yang diberi bodi Skyliner dari karoseri Rahayu Sentosa. Kini ketiga unit ini dijadikan pemain Padang – Medan via Duri.

Begitu juga dengan Gumarang Jaya dan Transport Express, dua perusahaan dari Sumbar yang telah malang melintang di Lintas Sumatera ini juga meramaikan armadanya dengan model kekinian.

Selain perusahaan yang terbilang senior tersebut, pemain baru juga terus memanjakan penumpang dengan bus baru. Salah satunya PT. MPM yang baru berusia dua tahun, namun kehadiran mampu mencuri perhatian penumpang. Melayani konsumen dengan chasis dan mesin Hino RN yang dibalut bodi Legacy SR 2 dari karoseri Laksana, bus MPM setiap harinya berangkat 4 sampai 5 bus.

Menurut salah satu sopirnya dalam wawancara dengan SuhaNews di terminal Bareh Solok, saat ini MPM sudah mengoperasikan 21 armada, dan ini akan terus ditambah oleh pengusaha asal Simabur Kab. Tanah Datar ini.

Sedangkan Armada Bumi Minang (ABG) yang memulai bisnisnya dari bus Pariwisata, selain mendatangkan armada O500R 1836 untuk pelayanan reguler Padang Jakarta, perusahaan yang baru memulai bisnis reguler Sumbar – Jakarta ini juga memiliki armada baru.

Pada lebaran 2021 ini, pasca pembatasan dan larangan mudik, ABG memakai armada tambahan untuk perantau Minang yang hendak pulang ke Sumbar. Tak tanggubg-tanggung, sehari mencapai lima belas unit keberangkatan dari loket ABG yang ada di Jabodetabek.

Untuk armada bantuan ini ABG memakai bus pariwisata yang fasilitasnya minimal sama dengan armada yang dimiliki ABG.

Lain lagi dengan PO. KMS, pemain lama yang bangkit kembali sejak setahun belakangan, memberi kejutan pada lebaran 2021 ini. Bus asal Pariaman ini menjadikan bus tingkat (double decker) eks. Trans Jakarta sebagai armada bantuan.

BACA JUGA  Bupati Solok Epyardi Asda Rakor Bersama Mendagri dan Gubernur secara Virtual

Tentu saja ini mencuri perhatian, karena ini pertama kalinya bus tingkat masuk ke Sumbar membawa penumpang reguler. Sepanjang jalan bus ini jadi perhatian, karena jalur ke Sumbar banyak tikungan dan tanjakan.

Bus tingkat (double decker) KMS dengan selamat melewati Sitinjau Lauik pulang-pergi. Istirahat sepekan sambil menunggu trip, bus ini kembali ke Jakarta dengan selamat Rabu (26/5) yang lalu.

Akankah kesukses bus tingkat ke Sumbar ini menjadi daya tarik pula bagi pengusaha bus lainnya untuk menyediakan bus double decker bagi bus reguler Sumbar-Jakarta. Kalau di tol Trans Jawa, bus tingkat dan bus suite class sudah banyak berkeliaran untuk trayek Jakarta menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain bus-bus tersebut, masih banyak bus pariwisata dari pulau jawa yang mengisi line Padang dan Bukittinggi pasca larangan mudik 2021 kemarin.

Menariknya lagi, walau sebagian besar bus-bus asal Sumbar memilih lewat lintas timur dengan tol Trans Sumatera Palembang-Bakauheni, masih ada bus yang setia di lintas tengah, yang melewati Lubuk Linggau, Lahat, Muaro Enim, Kota Bumi, Bandar Jaya, Bandar Lampung hingga jalur klasik tanjakan Tarahan antara Bandar Lampung dan Bakauheni.

Melihat hidupnya bisnis ini, bermunculan perusahaan baru yang meramaikan lintas Sumatera. Baik dimiliki oleh pengusaha asal Sumbar maupun milik perusahaan yang bermarkas di pulau Jawa. Sebut saja PO. Sembodo yang memberi label busnya untuk jurusan Padang Jakarta dengan nama MPN (Minang Pesona Nusantara).

Bahkan perusahaan asal Jawa yang pernah mengisi jalur Sumbar Jakarta kembali beroperasi seperti Handoyo. Tak tertutup kemungkinan PO lain seperi Sari Mustika dan Lorena yang memiliki izin trayek ke Sumbar bakal beroperasi lagi.

BACA JUGA  Bupati Solok Dilantik 26 April 2021, Tapi Tidak Pagi Hari

Selain armada anyar dengan fasilitas premium, calon penumpang juga diberi kemudahan dalam mendapatkan tiket. Saat ini tiket bus jurasan Sumbar – Jakarta sudah tersedia diberbagai aplikasi tiket online seperti Redbus, Traveloka dan lainnya.

Tak hanya itu, pengusaha bus juga menambah titik keberangkatan. Biasanya titik keberangkatan Lubuk Basung, Pariaman / Sungai Limau, Padang, Payakumbuh, Bukittinggi. Kini sudah ada bus dari Sumbar menuju Jakarta yang berangkat dari Simpang Empat Pasaman Barat. Diantaranya PO. ABG dan PO. Handoyo. Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...