SuhaNews – Hingga selesai Wukuf di Arafah, sudah 36 jamaah haji Indonesia yang meninggal di tanah Suci.
Terakhir, sebanyak delapan jemaah wafat pada fase pasca wukuf di Arafah, terdiri atas dua jemaah wafat di KKHI Makkah, dan enam jemaah wafat di KKHI Mina.
“Jika disandingkan dengan angka kematian pada hari yang sama untuk lima tahun terakhir, saat ini adalah yang paling sedikit. Angka penurunannya sangat signifikan,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama R.I, Hilman Latief .
Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), lanjut Hilman, pada hari ke-40 operasional haji tahun 2015 misalnya, ada 397 jemaah wafat. Sementara pada 2016, ada 180 jemaah wafat. Tiga tahun berikutnya, angka kematian pada angka 327 (2017), 177 (2018), dan 169 (2019).
“Tahun ini, angka kematian pada 40 hari operasional, 36 jemaah,” tandasnya. Rel
BErita Terkait :
- Jemaah Haji Bukittinggi Selesaikan Prosesi Ibadah Haji
- Jalan Kaki 4 Km menuju Jamarat, Uji Fisik Jamaah Saat Melontar Jumrah
- Jamaah Haji asal Padang Panjang / Kloter 8 Padang Bersiap Melontar Jumrah
- Jama’ah Haji Kloter II Dapat Kunjungan Jelang Armuzna
- Usai Air Mata Tumpah Di Arafah, Jamaah Haji Kab. Solok Menuju Muzdalifah
- Jama’ah Haji Kloter II Sampai Di Arafah
- Menempati Maktab 29, Jamaah Kabupaten Solok telah Sampai di Arafah
- Manasik pamungkas di Tanah Suci, Mulyadi Sebut Padang Arafah Simbol Padang Masyar
- Menag Tinjau Kesiapan Fasilitas Jamaah Haji Indonesia di Arafah
- Sempat Tertahan Imigrasi Arab Saudi, 46 WNI Dipulangkan ke Indonesia
- Kabar Tanah Suci, Layanan Makan Jamaah Haji di Makkah Terhenti pada 6 Juli 2022
- H. Alizar Lepas JCH Padang Panjang dari BIM menuju Jeddah
- Haru, JCH Termuda Cadangan Sumbar Kisah Cinta Anak pada Orangtua
- Kakan Kemenag Lima Puluh Kota Lepas 3 JCH Cadangan Menuju Tanah Suci
wukuf wukuf wukuf wukuf wukuf



Facebook Comments