Dibuka Bupati, MTQN Ke-49 Pasaman Resmi Ditabuh

Dibuka Bupati, MTQN Ke-49 Pasaman Resmi Ditabuh
Pasaman, SuhaNews. Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Ke-49 Tingkat Kabupaten Pasaman resmi dibuka Bupati Pasaman Benny Utama ditandai dengan penabuhan bedug oleh Wakil Bupati Pasaman Sabar.AS di Pasaman Islamic Center (PIC) Lubuk Sikaping Senin (4/10).

Bupati Benny Utama mengatakan MTQ telah melekat dalam kultur masyarakat bangsa ini, karena bisa memotivasi masyarakat untuk mempelajari dan memahami al quran sehingga memunculkan qari dan qariah terbaik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman Gusman Piliang menyampaikan rasa syukur terselenggaranya musabaqah yang telah diagendakan setiap tahunnya meski di tengah pandemi Covid-19. Jikalau dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera Barat ini yang menyelenggarakan dua tahun sekali.

Untuk itu, Gusman mengingatkan para kafilah, dewan hakim yang diamanahkan, dan seluruh pihak yang terlibat, kami berpesan untuk senantiasa menjaga kemuliaan MTQN Kabupaten Pasaman ini. Caranya, tidak mengotori proses penyelenggaraan dengan cara-cara yang tidak semestinya. Sehingga mengorbankan anak-anak negeri yang memiliki kualitas dan potensi.

Menurutnya, perbuatan tersebut sama saja dengan membisniskan al quran demi kepentingan pribadi akan tetapi selenggarakanlah dengan sungguh-sungguh, ikhlas, jujur, transparan, satu niat dan tujuan.

Sebelumnya ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang dipimpin Bupati Benny Utama dan Wakil Bupati Sabar karena memiliki kepedulian dan perhatian besar terhadap pembangunan ummat di bidang keagamaan.

Ia bersyukur atas perhatian dan support pemerintah diantaranya telah dihibahkannya tanah untuk lokasi pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) juga Kantor Urusan Agama (KUA) di enam kecamatan yakni Tigo Nagari, Simpang Alahan Mati, Dua Koto, Rao Selatan, Rao Utara dan Mapat Tunggul.

Sambungnya, masyarakat Pasaman boleh berbangga, telah memiliki PIC yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan bagi generasi ranah ini.

BACA JUGA  Keselamatan Jamaah, Pertimbangan Utama Pembatalan Keberangakatan Haji 2020

Disamping itu Gusman meminta MTQN Pasaman ini, diharapkan tidak hanya dijadikan wahana bermusabaqah yang melantunkan kalam-kalam Ilahi, berkompetisi dan mengekspresikan jiwa seni, namun yang terpenting pula hendaknya dijadikan sebagai ajang regenerasi. Regenerasi itu tidak hanya tentang bagaimana cara membaca al quran, tetapi juga memahami kandungan al quran dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Apalagi kata Gusman, cabang-cabang musabaqah yang kian variatif diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan pemahaman masyarakat mengenai al quran. Selain qiraah (bacaan), pemahaman kandungan nilai-nilai al-quran yang turut dimusabaqahkan dalam even ini akan berimplikasi positif kepada generasi muda dalam memahami al-quranul karim.

Mendalam ia menjabarkan bahwa tujuan MTQN ini untuk mendekatkan jiwa ummat Islam kepada kitab sucinya dan meningkatkan semangat membaca, mempelajari serta mengamalkan al quran dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sebaliknya hanya menjadi ajang pertandingan antara kafilah yang sedang bertanding. Sepatutnya MTQN menjadi tempat bertemunya ahli-ahli al quran sehingga berdampak kepada hubungan silaturrahim antara kafilah dengan baik.

Lanjut, tujuan MTQN ini juga adalah mengembangkan umat baca tulis al quran, memberantas buta baca al quran, mendorong pemerintah untuk melahirkan Peraturan-peraturan Daerah (Perda) tentang kewajiban pandai baca tulis al quran yang akan mampu melahirkan imam shalat yang lebih mahir dan fasih bacaan al qurannya.

Di acara pembukaan juga dilangsungkan pelantikan Dewan Hakim seluruh cabang musabaqah oleh Bupati Pasaman serta penyerahan tropi bergilir dari tangan juara umum MTQN ke-48 yakni Rao Selatan kepada Sekretaris Daerah Mara Ondak.

Istimewanya juga, MTQN Pasaman diawali dengan lantunan kalam Ilahi oleh Qari Internasional milik Sumatera Barat Ustadz Dasrizal yang juga sebagai dewan hakim cabang tilawah qur’an. Yusuf|Moentjak

BACA JUGA  Sehari Jelang Perlombaan MTQN XXVIII Seluruh Venue Disimulasikan

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaWalikota Pariaman, Genius Umar Panen Jagung di Desa Sikapak Timur
Artikel berikutnyaSehari 3 Sesi, SKD CPNS Kota Solok Ditinjau Walikota