Kebakaran di Muaro Paneh 1 Bayi Meninggal dan 2 Luka Parah

Kebakaran di Muaro Paneh 1 Bayi Meninggal dan 2 Luka Parah
Solok, SuhaNews – Peristiwa kebakaran yang terjadi di Galagah Tanah Kuniang nagari Muaro Paneh kecamatan  Bukit Sundi Kabupaten Solok, Senin (18/7)  merenggut Nyawa bayi usia 17 bulan dan dua lainnya mengalami luka bakar

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok melalui Kasi Ops Zulhelmi Bosy menyebutkan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.30 WIB, yang langsung direspon dua armada dari Posko Koto Baru.

“Namun lokasi jauh dari jangkaiuan armada karena berada di tengah sawah, akibatnya penanganan dilakukan manual yang telah dimuli masyarakat sejak pai menyulut rumah milik Firdaus ini, terang Zulhelmi.

Disebutkannya, rumah yang terbakar ditempat oleh Firdaus beserta lima orang dalam satu keluarga, putrinya bernama Namaira Putri (17 bulan) menjadi korban peristiwa ini. Sementara Firdaus dan Istrinya Yuliana juga mengalami Luka Bakar serius dan langsung ditolong warga sekitar membawanya ke rumah sakit.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Solok yang juga tokoh masyarakat nagari Muaro Paneh, Yusferdi Zen ketika dihubungi SuhaNews membenarkan peristiwa ini.

“Kejadian berada tak jauh dari masjid Galagah Tanah Kuning dan perbatasan natara nagari Cupak dan nagari Muaro Paneh. Ruamh Firdaus berada jauh di persawahan dan sulit dijangkau oleh pemadam kebakaran karena aksesnya cuma jalan setapak / pematang sawah,” jelas Yusferdi Zen Payung Putih.

Namun demikian, masyarakat sekitar dan aparat dari Pemerintah Nagari Muaro Paneh, Camat dan Polsek Bukit Sundi serta Polsek Gunung Talang sudah di lokasi pada saat kejadin untuk bersama masyarakat memberikan pertolongan.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran ini akibat lampu minyak tanah, Firdaus dan Yulianan di rujuk ke Padang,” pungkas Yusferdi. Moentjak

BErita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Menjelang Berbuka, 1 Rumah Terbakar di Sawahlunto
loading...
Artikulli paraprakEmbun Pagi BIM Sambut GA-3404 yang Bawa Jamaah Haji Kab. Solok, Pasaman, Pasbar dan Padang
Artikulli tjetërKakan Kemenag Kab. Solok Lepas 3 Siswa Madrasah Menuju Jambore Nasional