Ba’da Subuh, 81 Jamaah Kabupaten Solok menuju Makkah dan Miqat di Bir Ali

Ba'da Subuh, 81 Jamaah Kabupaten Solok menuju Makkah dan Miqat di Bir Ali
Jamaah naik bus bersiap meninggalkan Madinah menuju Makkah sebelumnya miqat di Bir Ali
Madinah, SuhaNews – Ba’da Subuh, Kamis (16/6) 81 jamaah haji Kabupaten Solok yang tergabung dalam Kloter IV Embarkasi Padang bersama jamaah dari Pasaman, Pasaman Barat dan Kota Padang bersiap menuju Makkah untuk melaksanakan Umrah.

Sebelum menuju Makkah, seluruh jamaah akan melakukan Miqat Makani (memasang niat haji dan umrah) di masjid Bir Ali yang berjarak sekitar 11 km dari Masjid Nabawi.

Ba'da Subuh, 81 Jamaah Kabupaten Solok menuju Makkah dan Miqat di Bir Ali 1
Jamaah dalam perjalanan menuju Makkah

Usai solat Subuh, jamaah telah bersiap dengan pakaian Ihramnya sebagaimana yang diinstruksikan oleh Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah. Setelahnya berkemas untuk meninggalkan hotel.

Masih dalam suasana fajar dan kota Madinah belum diterangi matahari dengan sempurna jamaah pun menulai menuju bus yang telah disiapkan panitia. Dalam keharuan meninggalkan kota Nabi yang memberkan banyak kenangan dalam sepekan terakhir, jamaah membawa koper dan bawaan menaiki bus.

Setelah semua jamaah naik, bus pun bergerak menuju Bir Ali menembus lalu lintas kota Madinah yang mulai padat dengan jutaan jamaah dari berbagai dunia. Ada haru menyeruak di kalbu, seiring putaran roda bus yang membawa jamaah menjauhi masjid Nabawi.

Tak sedikit jamaah yang menitikan air mata, dalam mata menatap pemandangan kota Madinah, terbayang kenangan di kota ini. Mulai menjejakan kaki di bandara Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Subuh perdana di Masjid Nabawi untuk memulai ibadah Arbain, ziarah ke Khandaq menyaksikan sisa perjuangan Rasulullah bersama sahabat dan tempat lainnya.

Yang tak kalah merindu adalah kecanggihan masjid Nabawi yang membuak takjub bersama sejarah yang terangkum dalam museum, hingga emosi yang buncah dalam doa saat berada di raudhah.

Wawancara spesial untuk SuhaNews oleh Mas Adi (jamaah Kloter 15 Solo/SOC-15 Jawa Tengah) dengan salah satu jamaah Kloter 4  Sumbar.

Sampai di Bir Ali pukul 6.30 waktu Arab Saudi, jamaah menuju masjid untuk solat sunat. Sebagian lain menuju toilet dan mengulang wudhuk bagi yang batal wudhuk dari hotel.

BACA JUGA  BNK Solok Ajak KPAN Koto Baru Ngopi Bareng, Bangun Sinergi Cegah Narkoba
Ba'da Subuh, 81 Jamaah Kabupaten Solok menuju Makkah dan Miqat di Bir Ali 2
3 jamaah asal Kab. Solok usai Miqat sebelum meninggalkan Bir Alai Menuju Makkah

Terlihat jamaah dengan khusuk memulai rangkaian ibadah Umrah yang rukun pertamanya Miqat Makani di masjid Bir Ali sebagai batas tanah Haram. Di masji cantik ini jamaah solat sunat dua rakaat, kemudian menyempurnakan ihramnya dan ditutup dengan lafaz niat untuk Umrah.

Proses ini dilakukan sendiri-sendiri, sambil menunggu jamaah lain menyelesaikan rukun pertama Ibadah Umrah ini, sebagian jamah menikmati indahnya masjid Bir Ali yang dihiasi kurma, terlihat beberapa batang kurma memperlihatkan buah yang mulai matang.

Disebut Bir Ali (bir berarti kata jamak untuk sumur), karena pada jaman dahulu Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA menggali banyak sumur di tempat ini. Sekarang, bekas sumur-sumur buatan Sayyidina Ali bin Abi Thalib tidak tampak lagi.

Masjid ini juga dikenal dengan sebutan Masjid Syajarah (yang berarti pohon), karena  masjid yang cantik ini dibangun di tempat di mana Nabi Muhammad SAW pernah berteduh di bawah sebuah pohon (sejenis akasia). Kemudian, beberapa orang mungkin juga menyebut masjid ini dengan sebutan Masjid Dzul Hulaifah, karena letaknya berada di Distrik Dzul Hulaifah.

Ba'da Subuh, 81 Jamaah Kabupaten Solok menuju Makkah dan Miqat di Bir Ali 3

Masjid cantik ini dilengkapi dengan 512 toilet dan 566 kamar mandi. Beberapa di antaranya dikhususkan untuk peziarah yang memiliki kekurangan fisik (difable). Seluruh bagian masjid mulai dari daun pintu, karpet, hingga toilet dan kamar mandi berbau wangi. Ada banyak petugas kebersihan di sini

Perjalanan pun dilanjutkan menuju Makkah pukul 6.45 waktu Arab Saudi yang jaraknya sekitar 450 km (sumber : Kemenag.go.id) dengan estimasi lama waktu tempuh sekitar 7 sampai 8 jam tergantung kondisi. Tita

Berita Terkait :

BACA JUGA  Satu Jamaah Haji Kloter 4 Embarkasi Padang Meninggal di Madinah

subuh subuh subuh subuh 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakKemenag 50 Kota Gelar Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan
Artikulli tjetërBertemu GM Telkom, Bupati Eka Putra Berharap Atasi Blank Spot di Tanah Datar