SuhaNews – Bisnis angkutan darat khususnya bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dari Sumatera Barat tujuan Jabodetabek Bandung mulai menggeliat sejak tahun 2017 silam. Meningkatnya jumlah penumpang dan jumlah keberangkatan membuat pengusaha melakukan peremajaan dan penambahan armada.
Selain meremajakan unit lama dengan body baru dari karoseri ternama, pengusaha bus juga melakukan penambahan unit baru yang menggunakan mesin dan chasis baru maupun unit yang doibeli dari perusahaan lain kemudian direboy di karoseri dengan model kekinian.
Saat itu, ditahun 2016 dan 2017 model bus dengan kaca double sedang tren. Semua karoseri mengeluarkan model double glass yang hingga sekarang masih bertahan. meski tidak sedikit pula yang kembali ke model kaca single glass. Sehingga satu model dari karoseri ada pilihan kaca single glass atau kaca double glass.
Di kalangan pengusaha bus Sumatera Barat, ada beberapa karoseri besar dan ternama yang jadi pilihan untuk unit-unit busnya. Baik dibangun diatas chasis baru maupun yang ganti body diatas chasis lama.
Keberagaman model dan karoseri tersebut diaplikasin bermacam oleh perusahaan bus, mulai dari dengan satu karoseri beragam model sampai dengan beragam model produk dari karoseri berbeda. Berikut ulasannya berdasarkan nama perusahaan bus.

PO. NPM (PT. Naikilah Perusahaan Minang)
Bus yang saat ini identik dengan livery berjulukan kaluak paku ini tengah mesra-mesranya dengan karoseri Adiputro. Dalam beberapa rilisan terkahir armadanya selalu memakai produk karoseri yang terkenal dengan model Jetbusnya.
Sepuluh unit Sutan Class terakhir serta dua unit Sutan Class livery edisikhusus juga menggunakan model Jetbus5 dan Jetbus Voyager. Saat pertama kali merilis Sutan Class akhir 2022 lalu, PO. NPM menggunakan Jetbus Voyager dan SR2 Double Glass dari karoseri Laksana.
Model SR2 dari karoseri Laksana juga digunakan pada semua unit armada executive class saat ini serta armada bigbus Vircansa Tour Bus. Unit lawas yang dinilai masih layak jalan juga direbody oleh perusahaan yang saat ini dikelola generasi ketiga ini di karoseri yang berpusat di Unggaran Semarang ini.
Sebelumnya, PO. NPM identik dengan karoseri Rahayu Sentosa yang mengeluarkan model Skyliner, Celcius dan lainnya. Saat bisnis bus AKAP Sumbar – Jabodetabek lus karena kalah bersaing dengan pesawat, NPM tetap meremajakan armadanya di karoseri Rahayu Sentosa yang saat ini sudah tidak beroperasi lagi.
Diawal kebangkitan pada 2012 lalu, PO. NPM dan Vircansa Tour Bus juga pernah menggunakan body dari karoseri Tentrem dengan model Scorpion King dan Scorpion X yang kemudian diremajakan menjadi Avante. Namun kini sebagian besar unit ini telah dipensiunkan dan dijual yag kemudian diganti dengan unit baru.
Bahkan unit-unit yang awalnya lahir dari karoseri Laksana dengan model SR2 Doubleglass sejak tahun 2018 lalu diremajakan menjadi model SR# singleglass agar tampil kekinian mengikuti perkembangan zaman.
baca juga :
- Dari Tahun 1994 di NPM, Edi Tiap Tahun Antar Jemput Jemaah Haji
- H+1, Bus NPM Mendominasi dari Jabodetabek Menuju Sumbar
- Trip Report NPM V53 Solok-Jakarta (Bagian 2), Kumpulkan KTP di Jalan Tol
- Trip Report NPM V53 Solok-Jakarta (Bagian-1), Karupuak Jariang Saat Macet

PO. ANS (PT. Anas Nasional Sejahtera)
Perusahaan bus yang dirintis oleh H. Anas ini sejak dulu identik dengan karoseri Morodadi Prima Malang selama puluhan tahun. Mulai dari zaman Mercedes Benz OF hingga sekarang OH dengan air suspensi, ANS selalu menyematkan karoseri laksana diatas chasis busnya.
Pemakaian produk karoseri Morodadi Prima berbagai model ini berlaku bagi unit baru maupun peremajaan bus yang pernah memiliki rute hingga Denpasar ini.
Namun belakangan, ANS juga terpantau melakukan perbaikan dan pengecatan ulang armadanya di beberapa karoseri besar lain. Namun unit baru yang rilis pada pertengahan Desember 2025 lalu tetap menggunakan produk karoseri Morodadi model Patriot.
baca juga :
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Digoyang Pak Kodim Hingga ke Palapa (bagian 4)
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Sejuknya AC dan Lembutnya Air Suspensi (bagian 3)
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Ada Truk Mogok Dikapal, Alika Terlambat Berlayar (bagian 2)
- Trip Report ANS 31 Royal Class aka Alika, Menikmati Goyangan Mercedes Benz 1626 Air Suspensions

Perusahaan bus yang berkantor pusat di Tanjung Karang / Bandar Lampung dalam pengelolaan armadanya hampir sama dengan PO. NPM. Sekarang armada baru identik dengan karoseri Laksana dan karoseri Adiputro, sebelumnya juga banyak menggunakan produk karoseri Rahayu Sentosa.
Dimasa kejayaannya era 90an sampai tahun 2000an, PO. Gumarang Jaya dan saudara kembarnya PO. Lampung Jaya identik dengan produk karoseri Restu Ibu Pusaka. terutama model Setra dengan kaca menurun seperti bangku bioskop.
baca juga :
- Gumarang Jaya Mendominasi, 14 Unit Menuju Jabodetabek
- Kerahkan Vido Trans, Bus Gumarang Jaya Berangkat 19 Unit Menuju Sumbar
- Kerahkan Armada Bantuan, Akankah Gumarang Jaya Ulang Rekor 2024
- Lebaran 2025 Naik Maunjua Class, Ini Tarif Bus Gumarang Jaya
- Mulai Beroperasi, 4 Unit Bus Gumarang Jaya Tak Lagi Ber-Plat BE

Hubungan perusahaan ini dengan karoseri Morodadi Prima tengah hangat,karena baru saja merilis tiga unit armada dari karoseri di Malang tersebut. Dua diantaranya adalah edisi khusus livery lawas yang dibangun diatas chasis Mercedes Benz OH1626 Air Suspensi serta satu unit baru diatas chasis lama.
Saat bus baru ini akan pulang kampung ke Ranah Minang, manajemen Karoseri Morodadi Prima juga menitipkan bantuan untuk korban bencana alam di Padang Pariaman.
Selain produk karoseri Morodadi Prima, PO. Transport Express juga menggunakan produk dari karoseri Laksana single glass untuk kelas Kudo Gadang dan double glass untuk kelas Ninik Mamak.
Sebelumnya perusahaan yang berkantor pusat di Lubuk Alung ini juga pernah menggunakan produk dari karoseri Cipta Karya Medan yang modelnya mirip dengan produk Rahayu Sentosa.
Baca juga :
- Sambut 2026, PO. Transport Express Hadirkan 2 Unit Bus dengan Livery Lawas
- PO. Transport Express Hentikan Sementara Rute Padang – Jambi
- Lempar Batu Mengganas, 2 Bus Ninik Mamak Transport Express Jadi Korban
- Bus Transport Express “Kudo Gadang” Segera Melintas Pariaman – Jakarta

PO. Mutia Putri Mulia (MPM)
Memulai debutnya dilintasan Sumbar – Jabodetabek Bandung, PO. MPM hadir armada model Legacy SR2 doubleglass dari karoseri Laksana dengan warna dan livery masih bawaan armada dengan pemilik sebelumnya.
Setelah memiliki livery sendiri sebagai cirikhasnya, PO. MPM tetap menggunakan model SR2 dari karoseri Laksana. Dan terus menjadi pilihan hingga perusahaan yang kini dikelola oleh anak perintisnya melakukan penambahan unit dan memakai model legacy SR3 single glass.
Namun begitu, perusahaan ini juga memiliki armada dengan model Jetbus3 produk karoseri Adiputro namun jumlahnya tak banyak.
Baca juga :
- Trip Report MPM Legowo Bandung-Solok (3), Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk di Bakauheni
- Trip Report MPM Legowo Bandung-Solok (2), Ada Dia Diantara Legowo dan Kota Budaya
- Trip Report MPM Legowo Bandung-Solok (1), Nyamannya Legrest 28 Set

Perusahaan bus yang dikelola oleh pengusaha muda asal Ampang Kualo kota Solok ini mengawali bisnisnya dengan bus Mercedes Benz OH1526 menggunakan body Legacy SR2 Single Glass.
Pada penambahan armada sesi ketiga, PO. Palala juga meluncurkan dua unit body Jetbus3 dari karoseri Morodadi Prima.
Pemakaian dua karoseri ini terus berlangsung hingga perusahaan yang berkantor pusat di kota Solok merilis armada seri khusus dengan warna dan livery berbeda tepat di hari jadi pertama melintas. Masing-masing 1 unit SR2 Karoseri Laksana dan 1 unit JB Voyager dari Karoseri Adiputro.
Baca juga :
- Lebaran 2025, Bus Palala Tak Pakai Armada Bantuan, Waspadai Calo dan Penipuan
- Pastikan Pengemudi Bebas Narkoba, PO. Palala Gelar Tes Urine bersama BNN Kab. Solok
- Trip Report Palala E04 (3), Subuh di Palembang Makan Pagi di Lampung
- Trip Report Palala e04 (2), Via Timur Tengah Solat Magrib di Bangko
- Trip Report Palala E04 (1), Penumpang Ditinggal di UMEGA
- Palala E04, Ketika Supir Bus Jadi Imam Salat Bagi Crew dan Penumpangnya
Perusahaan yang berawal dari truk angkutan batubara dan alat berat ini, sejak kehadirannya di bidang bus, sudah memberi kejutan dengan keberagaman. Baik chasis dan mesin yang digunakan maupun karoseri yang disematkan pada setiap unitnya.
Saat launching tahun 2024 lalu, PT. Miyor Prima Abadi memperkenalkan PO. Miyor dan Miyor Holiday untuk divisi Pariwisata.
Untuk reguler PO. Miyor saat itu merilis armada dengan body buatan karoseri Adiputro, karoseri Laksana dan karoseri Morodadi. Sdangkan untuk Pariwisata bigbus menggunakan body Avante buatan karoseri Tentrem dan Jetbus5 untuk bus medium.
Seiring waktu berjalan, perusahaan terus menambah armada, selain dari karoseri Adiputro dan Morodadi Prima juga model teranyar daro karoseri New Armada yakni Skylinder R22.
Dengan demikian PO. Miyor menjadi perusahaan paling banyak mengkoleksi produk karoseri ternama di tanah air. Mulai dari Morodadi Prima, Adiputro, Laksana, Tentrem dan New Armada.
Baca juga :
- PO. Miyor Hadirkan Layanan “Bagolek Class” di Jalur Sumbar – Jambi
- Kemewahan Bus Miyor Holiday Manjakan 182 Jemaah Haji Kab. Dharmasraya
- Istimewa Layanan Bus Miyor, Agennya Sapa Penumpang dengan Tingkuluak Tanduak
- Bus Tronton MIYOR Ikut Ramaikan Mudik Lebaran 2025
- PO. MIYOR, Pertama Pakai Body Avante H8 Single Glass di Sumbar

Bus yang diawal beroperasi langsung menghadirkan chasis premium dan tronton, setia memakai produk karoseri Laksana pada semua unit yang melayani rute Sumbar – Jabodetabek – Bandung.
Hingga penambahan armada yang menggunakan chasis dan mesin Volvo B11R euro5, bus yang dioperasikan oleh PT. Alhijarha Aulia Rahmah ini tetap memakai body dari Unggaran.
Rilisan terbaru diakhir Desember 2025 lalu, karoseri Laksana menyemtkan body Legacy SR3 doubleglass grandcaptain pada unit suite combi Po. Alhijrah yang hingga saat ini menjadi satu-satunya pengguna mesin Volvo di lintasan Sumbar – Jabodetabek ini.
Baca juga :
- Sampai di Bareh Solok, Mbak Monic PO. Alhijrah Disambut Hangat Bismania dan Youtber
- Setelah para Crew Cuti, Bus Alhijrah Kembali Beroperasi Menuju Jakarta
- Tampil Beda, PO.Alhijrah Beri Cuti Semua Crew di Hari Lebaran, Armada Perpal
- Alhijrah dan MIYOR, Lambang Kemewahan Bus AKAP Sumatera Barat
- Mudik dengan Mewahnya Bus Alhijrah, Ini Harga Tiket Lebaran 2025
- Jumat Berkah PO. Alhijrah, Penumpang Dapat 2 Kali Voucher Makan
Sebagai pemain baru, PO. TAM langsung menyasar kelas premium. Hal ini terlihat dari unit yang digunakan yanki Avante dari karoseri Tentrem yang dilengkapi seat kelas grandcaptain.
Sedangkan untuk seta lainnya juga dilengkapi dengan legrest yang saat ini menjadi kelas premium bagi bus AKAP Sumbar – Jabidetabek.
Selain body Avante dari karoseri tentrem, PO. TAM juga merilis armada dari karoseri Morodadi Prima dengan model Jetbus5. Sepuluh armada yang juga telah menggunakan plat nomor BA ini tampil dengan warna khas coklat muda sebagai simbol julukan kardus balap.
Baca juga :
- Jelang Line Perdana, 2 Unit Bus Double Decker PO. TAM Tebar Pesona di TBRPS
- PO. TAM segera Melintas di Sumbar, Bursa Transfer Pengemudi Menghangat Diujung 2025
- Besok Line Perdana, PO. TAM Pilihan Baru Bus Sumbar – Jakarta
PO. Epastar
Perusahaan yang berkantor pusat di Palembang ini, memiliki banyak trayek. Pernah mengisi rute Lubuk Basung – Bandung namun akhirnya kembali ke rute semula yakni Padang – Palembang dan Bukittinggi Palembang.
Untuk armada di lintasan ini, diawal kemunculannya Epastar yang penah memgusang nama Grand Epa memakai bus mesin depan / Hino AK yang dipasangi body model Max dari karoseri Tentrem.
Meski pernah memakai model Jetbus, saat membuka rute Sumbar Jabodetabek, Epastar dengan livery Eco Green kembali mmakai produk dari karoseri Tentrem.
Begitu juga untuk armada terbaru di lintasan Sumbar – Palembang yang memakai mesin Mercedes Benz OF1623 tetap memakai produk karoseri Tentrem.
Armada premium double decker Epastar yang mengisi rute Palembang – Bandung juga disematkan baju buatan karoseri Tentrem.
PO. Yoanda Prima
Pemain lintasan Sumbar – Palembang ini terbilang banyak juga model busnya. Hampir semua karoseri ternama ada dalam koleksi armadanya.
Namun padavarmada terbaru rilisan perusahaan yang kembali ke livery awal ini memakai produk dari karoseri New Armada yang disematkan diatas chasi dan mesin Hino.

Perusahaan yang hadir dengan gebrakan bus medium di lintasan Sumbar – Jakarta serta armada tanpa kernet ini terbilang setia dengan produk karoseri Laksana. Dari dua angkatan rilis bus dengan ukuran berbeda, PO. Pangeran tetap memakai buatan Unggaran. Hanya unit untuk pariwisata medium yang memakai buatan karoseri Adiputro. Moentjak
Berita Terkait :
- Waspada Penipuan Tiket, Lebaran Ini Bus Pangeran Tak Isi Rute Sumbar-Jakarta
- Gebrakan Baru P0. Pangeran, Buka Trayek Solok – Medan via Toba
- Pasca Lebaran 2024, Bus Pangeran Hentikan Sementara Rute Sumbar – Jakarta
- 2025, Karoseri Morodadi Prima Berjaya di Bisnis Bus Sumatera Barat
- Tak Mau Kalah, PO ANS Rilis 3 Armada “Bukak Karateh”
- Sambut 2026, PO. Transport Express Hadirkan 2 Unit Bus dengan Livery Lawas
- Luxury Class, Kemewahan dari PO. ANS Manjakan Penumpang
- Mesranya PO.MIYOR dan Karoseri Morodadi Prima Hadirkan 4 Unit Patriot Grande



Facebook Comments