Santri Ponpes Al Kautsar 50 Kota Raih Medali Perak pada Kejurda Silat Tingkat Sumbar

Santri Ponpes Al Kautsar 50 Kota Raih Medali Perak pada Kejurda Silat Tingkat Sumbar
SuhaNews – Selni, santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Kautsar Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota berhasil meraih medali perak pada ajang Kejuaran Daerah (Kejurda) Pencak Silat Tingkat Provinsi Sumatra Barat, 19 hingga 22 Juni 2022 di Solok Selatan.

Selni bersama beberapa rekan santri lainnya sebelumnya mengikuti seleksi Kejurda Pencak Silat Tingkat Kabupaten/Kota pada 12 juni 2022. Dari Kejurda tingkat Kabupaten/Kota, Selni berhasil meraih medali Emas pada kelas E Putri. Dari keberhasilan ini Selni berhak mengikuti Kejuaraan Daerah Pencak Silkat Tingkat Provinsi. Namun langkah putri pasangan Helmi dan Ayun yang berasal dari Koto Bangun, Kecamatan Kapur IX ini harus terhenti pada Kejurda Tingkat Provinsi karena baru berhasil meraih medali perak.

Dafri Harweli, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Kautsar, saat dikonfrimasi menyatakan bangga terhadap capaian prestasi Selni. Dafri mengapresiasi setiap prestasi yang diraih santrinya. Ia berharap santrinya bukan hanya unggul di bidang akademik, tapi juga non akademik, dan Selni telah membuktikan hal itu.

“Apapun itu prestasi santri kita, kita selalu support dan mengapresiasi mereka. Dukungan penuh yang kita berikan adalah semangat bagi mereka. Inilah salah satu tugas kita sebagai pimpinan. Jangan sampai kita lengah dengan usaha keras para santri, sehingga mereka merasa tidak diperhatikan,” ungkap Dafri.

Lebih lanjut Dafri menyebut, seni bela diri yang diajarkan di Pondok Pesantren Modern Al Kautsar merupakan salah satu kearifan lokal yang tetap harus dipertahankan. Silat sebagai salah satu budaya di Minangkabau menjadi kewajiban masyarakat Minang untuk melestarikannya. Hal inilah yang diupayakan oleh pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Kautsar. Pencak silat juga mengajarkan santri untuk percaya diri dan menjadi modal untuk melindungi diri.

BACA JUGA  Behosuplay Malaysia Jajaki Kerjasama dengan Kabupaten Solok

Syailendra, Pelatih Pecak Silat Pondok Pesantren Modern Al Kautsar bersyukur atas prestasi yang diraih pesilatnya. Meski baru sampai di posisi ke dua tingkat provinsi, Syailendra menyatakan puas dengan pertandingan dan teknik bertanding Selni.

“Pesilat kita sudah berusaha semakasimal mungkin. Meski belum melaju ke tingkat nasional, kita tetap memberi semangat untuk Selni dan semoga ke depan lebih baik lagi. Selni pesilat yang gigih. Ia memiliki teknik bermain yang baik. Namun terkadang kita tidak bisa membaca kondisi di lapangan. Hal inlah yang nanti harus diperhatikan pesilat kita. Setiap pesilat pasti ingin meraih yang terbaik. Lebih kegigih lagi dan lebih giat lagi berlatih. Semoga pada iven berikutnya akan mendapatkan hasil yang lebih baik,” harap Syaliendra.

Terakhir Syailendra berpesan kepada seluruh pesilatnya untuk tetap rendah hati. Segala capaian prestasi harus disyukuri dan jangan larut dalan evoria kemenangan yang berlebihan. Kegagalan jangan sampai membuat semangat turun. Dalam setiap pertandingan kalah dan menang adalah hal biasa. Namun tetap harus semangat meriah prestasi yang lebih baik di masa mendatang. Syailendra juga berharap ekstrakurikuler ini ditambah durasi latihannya sehingga santri lebih banyak waktu untuk berlatih.(Nauri/Editor:Nina)

Berita Terkait : 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprak2 Anggota DPRD Tanah Datar Dukung Kunjungan Wamendag di UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Artikulli tjetërPengda ABKIN Sumbar Dikukuhkan, Ketua PB Pesankan BK Perlu Pendekatan Sesuai Arus Teknologi